edisiana.com – Graham Potter sudah dua kali menolak diberi jabatan manajer klub. Teranyar Rangers, klub Liga Skotlandia.
Potter merupakan mantan pelatih Brighton. Selama di sana, timnya mengkilat dan membuat banyak klub besar ingin menariknya.
Potter lantas memutuskan untuk pindah ke Chelsea. Meskipun diberikan pemain- pemain bintang, Potter tidak bisa memberikan terbaik untuk Chelsea. Akibatnya, lelaki berusia 48 tahun dipecat dalam masa jabatan lima bulan.
Potter juga sangat didukung untuk menjadi manajer baru Nice pada bulan Mei tetapi langkah itu tidak terwujud.
Pekan lalu dia ditawari untuk melatih klub Lague 1, Lyon. Tapi depan pemilik klub Potter menolak jabatan itu.
Lyon kini butuh pelatih mumpuni lantaran mendekam di posisi terbawah divisi satu Prancis. Begitu juga Rangers yang kesulitan di awal musim baru. Glasgow tersingkir dari kualifikasi Liga Champions karena kekalahan 5-1 dari PSV Eindhoven.
Mereka juga dikalahkan oleh rivalnya Celtic di liga sebelum jeda internasional. Dan kalah dua kali dan memenangkan dua pertandingan pembukaan Liga Utama Skotlandia. 
“Saya memahaminya ketika hasilnya adalah dua pertandingan terakhir. Saya memahami rasa frustrasi para penggemar,” kata Beale dinukil dari Daylimail pada hari ini.
Tekan semakin meningkat kepada pelatihnya Beale. Menurut Daylimail, bahwa klub ingin berpisah dengan manajer Beale, dan telah melihat Potter sebagai pengganti potensial.
Tapi Potter hanya ingi bergabung dengan tim yang saat ini lolos ke Liga Champions atau berpotensi mencapai level tersebut. Karena itu dia tidak buru-buru memutuskan klub yang akan diasuhnya.
Sementara itu, manajer Swansea dan Ostersund itu juga menolak untuk mengambil alih Leicester sebagai pengganti Brendan Rogers sebelum terdegradasi. (maq)
Maunya Tim Liga Champions, Potter Tolak Tawaran Dua Klub










