Debut Manis Brendan Rodgers, Al Qadsiah Hancurkan Al Shabab 3-1

Abu Al-Shamat saat mencuri bola dari kiper Al Mahasna dan berbuah menjadi gol untuk Al Shabab. Foto: via SC

edisiana.com — Brendan Rodgers mengawali kiprahnya sebagai pelatih Al Qadsiah dengan hasil sempurna. Tim asuhannya meraih kemenangan 3-1 atas tuan rumah Al Shabab dalam pertandingan Liga Pro Saudi, Kamis malam, 13 Agustus 2026.

Al Shabab lebih dahulu mengambil kendali pertandingan. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Hammam Al-Hammami.

Gol tersebut berawal dari umpan terobosan yang diterima Al-Hammami di area pertahanan Al Qadsiah. Ia kemudian memutar tubuh sebelum melepaskan sontekan yang mengarah ke tengah gawang dan tidak mampu dihentikan kiper lawan.

BACA JUGA:  PSG Ditahan Nantes 1-1, Tapi Rekor Tak Terkalahkan Tetap Terjaga

Tertinggal satu gol, Al Qadsiah mencoba meningkatkan intensitas serangan. Anak asuh Rodgers terus menekan pertahanan Al Shabab, meski sejumlah upaya mereka masih menemui kebuntuan.

Perjuangan Al Qadsiah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Mohammed Abu Al-Shamat berhasil mengubah skor menjadi 1-1.

Gol bermula dari sebuah umpan panjang yang diarahkan ke depan gawang Al Shabab. Kiper Al Mahasna gagal mengamankan bola sehingga Al-Shamat mampu merebutnya dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.

BACA JUGA:  Gol-gol Ajaib Liverpool Saat Performa Jelek

Skor imbang bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin ketat. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih karena rapatnya pertahanan masing-masing.

Al Qadsiah kemudian menemukan celah pada 10 menit terakhir pertandingan. Julián Quiñones membawa tim tamu berbalik unggul pada menit ke-80.

Al Shabab berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi justru kembali kebobolan pada masa tambahan waktu. Turki Al-Ammar mencetak gol pada menit ke-93 sekaligus memastikan kemenangan Al Qadsiah dengan skor 3-1.

Kemenangan tersebut menjadi awal yang ideal bagi Rodgers bersama Al Qadsiah. Sempat tertinggal lebih dulu, timnya mampu bangkit dan mengamankan tiga poin melalui penampilan impresif pada paruh akhir pertandingan.(maq)