edisiana.com – Borussia Dortmund menang dengan cara meyakinkan. Werder Bremen dibuat tak berkutik dan dipukul telak 3-0 dalam laga Bundesliga yang menegaskan superioritas Die Borussen di kandang sendiri.
Namun malam itu tak langsung berjalan mulus. Bremen sempat mengejutkan tuan rumah di awal laga.
Justin Njinmah nyaris membungkam Signal Iduna Park, tetapi Gregor Kobel tampil luar biasa. Refleks cepat sang kiper menyelamatkan Dortmund dari kebobolan dini.Itu hanya ilusi perlawanan.
Seiring waktu berjalan, Bremen kehilangan konsistensi dan Dortmund mengambil alih kendali sepenuhnya. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-11.
Dari sepak pojok Julian Ryerson, Nico Schlotterbeck muncul bebas dan menyundul bola dari jarak sangat dekat. Tak terbendung. 1-0.
Setelah gol itu, Dortmund terus menekan, tapi Bremen bertahan dengan garis rapat. Beberapa peluang tuan rumah berhasil diredam, membuat skor tak berubah hingga turun minum.
Babak kedua menjadi milik Dortmund sepenuhnya.Penguasaan bola mutlak, tempo tinggi, dan Bremen semakin tenggelam. Gol kedua pun lahir.
Felix Nmecha menyodorkan bola ke jantung pertahanan lawan, dan Marcel Sabitzer datang menyambarnya dengan penyelesaian klinis ke sudut kiri bawah gawang. Signal Iduna Park kembali bergemuruh.
Dan seperti biasa, mesin gol akhirnya berbicara. Saat laga memasuki menit-menit akhir, Serhou Guirassy memastikan kemenangan Dortmund dengan gol ketiga yang mematikan. Bremen benar-benar runtuh.
Guirassy bahkan hampir menambah penderitaan lawan di masa tambahan waktu, namun kali ini Mio Backhaus tampil sigap mengamankan gawang Bremen dari kebobolan lebih jauh.
Peluit akhir berbunyi. Dortmund menang telak, bersih, dan penuh otoritas. Sebuah pesan jelas di Bundesliga: ketika Die Borussen menemukan ritmenya, sedikit tim yang mampu bertahan.(maq)










