edisiana.com – Akhirnya terjawab sudah teka-teki kursi panas di Molineux. Rob Edwards resmi kembali ke Wolverhampton Wanderers — klub yang dulu pernah dibelanya sebagai pemain, pelatih, hingga manajer tim U-21.
Akhir pekan lalu, Edwards sudah meminta izin untuk tidak mendampingi Middlesbrough dalam laga Championship malam itu.
Rupanya, di balik layar, pelatih muda Inggris tersebut tengah menggelar pembicaraan formal dengan pihak Wolves mengenai kepulangannya ke West Midlands.
Desas-desus kian kuat sejak kekalahan 3-0 Wolves di markas Chelsea, hasil yang membuat klub terpuruk di dasar klasemen Premier League.
Tekanan besar pun memaksa manajemen bergerak cepat — dan pilihan jatuh kepada sosok yang dianggap memahami DNA klub: Rob Edwards.
Hari ini, Wolves mengonfirmasi penunjukan Edwards sebagai pelatih kepala baru, dengan kontrak berdurasi tiga setengah tahun.
Keputusan ini juga berarti sang manajer meninggalkan Riverside Stadium lebih cepat dari rencana semula, demi memulai babak baru bersama tim yang pernah ia bela dengan penuh kebanggaan.
Kembalinya Edwards ke Molineux bukan sekadar pergantian pelatih, melainkan kisah pulang kampung yang sarat emosi.
Kini, melansir Express Sport, ia dihadapkan pada tugas berat: mengangkat Wolves dari jurang degradasi dan mengembalikan semangat The Pack di Premier League.(maq)











