Helep Bantah Pakai Doping, Hasil Tesnya Negatif

44
Helep dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat tahun. Foto: BBC

edisiana.com – Pengadilan independen memutuskan juara Grand Slam dua kali Simona Halep telah dilarang selama empat tahun karena pelanggaran Program Anti-Doping Tenis. Nama pemain asal Rumania itu membantah memakai obat terlarang.

Halep mengatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut di Pengadilan Arbitrase Olahraga. “Saya terus berlatih dan melakukan segala daya saya untuk membersihkan nama saya dari tuduhan palsu ini,” ujar dia seperti dinukil dari BBC pada hari ini.

Halep dinyatakan positif menggunakan roxadustat pada AS Terbuka tahun lalu. Dia juga dinyatakan bersalah menggunakan zat atau metode terlarang yang tidak ditentukan pada tahun 2022 setelah ditemukan kejanggalan di paspor biologisnya.

Pengadilan menerima argumen Halep bahwa dia telah mengonsumsi suplemen yang terkontaminasi. Tapi memutuskan bahwa hal tersebut tidak akan mengakibatkan konsentrasi roxadustat yang ditemukan dalam sampel urinnya.

Roxadustat adalah obat anti anemia yang merangsang produksi sel darah merah dalam tubuh. Panel tersebut juga menyatakan bahwa mereka tidak memiliki alasan yang meragukan.

Halep mendapat skorsing sementara sejak Oktober 2022, yang berarti ia bisa bermain lagi pada 7 Oktober 2026, saat ia berusia 35 tahun.

Namun, temuan pengadilan tersebut dapat diajukan banding dan Halep mengindikasikan bahwa dia akan menentang putusan tersebut.

“Tahun lalu adalah pertandingan tersulit dalam hidup saya, dan sayangnya perjuangan saya terus berlanjut. Saya telah mengabdikan hidup saya untuk permainan tenis yang indah,” ucapnya.

“Saya menolak untuk menerima keputusan mereka yang melarang empat tahun,” imbuhnya menegaskan.

Menurut Halep, suplemen merupakan nutrisi baginya berdasarkan rekomendasi timnya sebelum musim lapangan keras pada tahun 2022 dan tidak ada bahan yang tercantum mengandung zat terlarang.

“Saya dites hampir setiap minggu setelah tes awal saya positif hingga awal tahun 2023, semuanya hasilnya negatif,” jelasnya.

Halep, yang menjuarai Prancis Terbuka pada 2018 dan Wimbledon pada tahun berikutnya, adalah petenis terkenal yang gagal dalam tes doping sejak Maria Sharapova pada 2016.

Dia telah memenangkan 24 gelar tunggal tur WTA dan memperoleh hadiah uang £32,2 juta ($40,2 juta) dan menduduki peringkat nomor satu dunia pada tahun 2017 dan 2018.(maq)

BACA JUGA:  Duel Berdarah Antara Luiz dan Jimenez
BAGIKAN