City Turunkan Harga Tiket Hingga 43 Persen Setelah Tekanan dari Suporter

Dua gol dari Manchester City berkat assis bek O'Reilly. Foto: Daily Mail

edisiana.com – Manchester City telah memutuskan untuk menurunkan harga tiket pertandingan hingga 43 persen, menyusul negosiasi panjang dengan dewan penasihat penggemar klub. Keputusan ini merupakan respons terhadap meningkatnya ketidakpuasan suporter terhadap kebijakan harga tiket sebelumnya.

Ketua klub, Khaldoon Al Mubarak, mengakui bahwa ia tidak setuju dengan cara isu ini terungkap di hadapan publik dan menekankan perlunya perubahan.

Kini, City mewujudkan komitmen tersebut dengan skema harga baru yang lebih terjangkau bagi para penggemar.

BACA JUGA:  Liverpool Niru Taktik Manchester City

Dalam struktur harga terbaru, menurut Daily Mail pada hari ini, penggemar akan dikenakan biaya antara £40 hingga £60 (Rp800 -Rp1,200.000) untuk pertandingan Kategori A—yang mencakup laga besar melawan rival seperti Manchester United dan Liverpool.

Untuk pertandingan Kategori B dan C, terdapat potongan tambahan masing-masing sebesar £5 dan £10.

Penghematan paling signifikan terlihat pada pertandingan-pertandingan besar. Misalnya, saat menghadapi Arsenal—salah satu laga yang paling dinanti—tiket termurah Kategori A turun hingga 43 persen, sementara tiket termahal mengalami penurunan sebesar 22 persen.

BACA JUGA:  Babak I: Newcastle Unggul 2-0 Atas Spurs

Keputusan ini tidak lepas dari protes publik yang dilakukan para pendukung klub. Menjelang akhir musim lalu, ribuan penggemar melakukan demonstrasi dengan tetap berada di tribun utama Stadion Etihad saat awal dua pertandingan Liga Primer.

Tekanan dari aksi tersebut, serta lobi yang konsisten dalam pertemuan antara penggemar dan pejabat klub, akhirnya mendorong Khaldoon Al Mubarak untuk menjanjikan adanya “solusi” atas kebuntuan yang terjadi.

Dengan langkah ini, Manchester City berharap dapat memperkuat kembali hubungan dengan basis penggemar mereka dan menunjukkan komitmen untuk menjadikan sepak bola tetap dapat diakses oleh semua kalangan.(maq)