edisiana.com – Tidak ada pertandingan yang benar-benar mudah di ajang UEFA Europa Conference League. Bahkan pada fase gugur sekalipun. Hal itu dibuktikan ACF Fiorentina saat menghadapi wakil Polandia Raków Częstochowa pada Kamis malam waktu setempat.
Bermain di babak 16 besar, Fiorentina dipaksa bekerja keras sebelum akhirnya menang tipis 2-1. Gol penalti Albert Gudmundsson pada masa injury time menjadi penentu kemenangan tim Italia tersebut.
Pertandingan berjalan alot sejak awal. Fiorentina yang lebih diunggulkan justru kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Kejutan datang di awal babak kedua. Raków lebih dulu memecah kebuntuan lewat gol Jonatan Braut Brunes. Penyerang asal Norwegia itu menyambar umpan Patryk Makuch melalui sundulan setelah situasi bola mati.
Tertinggal satu gol membuat Fiorentina meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang pada menit ke-62.
Gelandang muda Cher Ndour mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti. Sepakan kerasnya meluncur ke sudut kanan atas gawang setelah menerima umpan matang Rolando Mandragora.
Skor 1-1 membuat laga semakin terbuka. Kedua tim saling menekan di sisa waktu pertandingan.
Namun drama terjadi pada masa injury time. Fiorentina mendapat hadiah penalti pada menit ke-93. Gudmundsson yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Fiorentina sekaligus menghindarkan mereka dari hasil mengejutkan di kandang sendiri.(maq)










