edisiana.com – “Saya merasa dia menyentuh bola dua kali dan saya memberi tahu wasit. Tidak mudah untuk melihatnya. Itu sedikit tidak beruntung.”
Begitu jawab kiper Real Madrid Real Thibaut Courtois seperti dilansir ESPN saat ditanya soal pemain Atletico Madrid, Julian Alvarez saat melakukan eksekusi penalti.
Courtois menambahkan bagi UEFA, itu jelas terlihat. Apalagi sekarang setiap pertandingan sudah dilengkapi dengan teknologi.
“Sekarang kan ada teknologi, di ruang VAR mereka melihatnya dengan jelas, mereka memiliki banyak kamera dan banyak gambar,” ucapnya.
“Menurut saya, ia menyentuhnya dengan kaki kirinya. Penalti adalah lotre, kepala atau ekor. Hari ini, hasilnya kepala. Atletico keluar dengan kepala tegak,” timpal Carlo Ancelotti, pelatih Madrid.
Ancelotti mengungkapkan bahwa dia berencana untuk membiarkan penyerang muda Endrick mengambil tendangan penalti kelima dan menentukan, sebelum memilih Rüdiger, yang mencetak gol.
“Kami sempat ragu antara Endrick dan Rüdiger. Saya melihat wajah Endrick, dan saya berpikir lebih baik Rüdiger,” tutupnya.(maq)











