edisiana.com – Pelatih Porto Sergio Conceicao terlibat ribut dengan bos Arsenal Mikel Arteta usai pertandingan pada subuh tadi. Cenceicao mengaku dihina.
Setelah kemenangan Arsenal, Conceicao mendatangi Arteta di lapangan.Dan terjadi perang mulut. Untung lalu dipisahkan saat para pemain Porto bertepuk tangan kepada pendukung mereka sebelum menuju ke terowongan.
Dan Conceicao kini menuduh Arteta menghina salah satu anggota keluarganya yang sudah meninggal saat pertandingan.
“Selama pertandingan dia duduk di bangku cadangan dan dalam bahasa Spanyol. Dia menghina keluarga saya. Sama halnya yang terjadi pada Pep Guardiola,” ujar Conceicao dikutip dari MetroSports.
“Pada akhirnya saya mengatakan kepadanya, karena orang yang dia hina sudah tidak bersama kami lagi,” ucapnya lagi.
Dalam kesempatan itu, Conceicao juga mengatakan dirinya khawatir dengan Arteta dalam melatih timnya. “Karena kualitas individu dia memiliki dituntut untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik kepada tim,” tambahnya.
Arteta memberikan tanggapan yang mengelak ketika ditanya tentang pertemuannya dengan Conceicao di lapangan setelah peluit panjang berbunyi.
‘Ya, sungguh, sangat bahagia tentunya. Kami menginginkan lebih, mari kita tunggu, siapa yang harus kami lawan lagi,” kata dia mengakhiri pembicaraan.
Arsenal telah mengamankan tempat perempat final. Dan menunggu hasil undian perempat final Liga Champions hari Jumat pekan ini.
Pertandingan leg kedua babak 16 besar yang menegangkan di Stadion Emirates berakhir 1-0 untuk waktu normal. The Gunners memastikan kemenangan adu penalti.
David Raya menjadi pahlawan Arsenal saat ia menyelamatkan dua penalti. Martin Odegaard, Kai Havertz, Bukayo Saka dan Declan Rice mencetak gol penalti untuk memastikan kemenangan 4-2 atas Porto.(maq)











