Bola  

Spurs Kantongi Lima Kandidat, Pochettino Buka Peluang Kembali

Pochettino secara mengejutkan mengambil alih manajer timnas Amerika. Foto; via MetroSports

edisiana.com – Manajemen Tottenham Hotspur mulai bergerak cepat menyikapi situasi kursi pelatih. Klub asal London Utara itu dikabarkan sudah mengantongi lima kandidat untuk menggantikan Thomas Frank.

Sejumlah nama pelatih Eropa masuk dalam radar. Di antaranya adalah Marco Rose dan Edin Terzić. Namun, belum ada kepastian apakah keduanya diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang atau hanya opsi sementara hingga akhir musim.

Satu nama lain yang mencuat adalah Robbie Keane. Mantan striker Spurs itu kini menangani Ferencvárosi TC.

Berdasarkan laporan yang beredar, Keane hanya tertarik pada posisi permanen. Dia disebut tidak bersedia menerima tawaran sebagai pelatih interim.

BACA JUGA:  Sudah Takdir Kompany Menjadi Manajer City

Situasi ini membuat manajemen Spurs harus berhitung cermat. Opsi pelatih sementara bisa menjadi solusi cepat, tetapi klub juga membutuhkan proyek jangka panjang untuk kembali bersaing di papan atas.

Pochettino Isyaratkan Rindu London
Di tengah spekulasi tersebut, nama Mauricio Pochettino kembali mencuat. Pelatih asal Argentina itu terlihat berada di London pekan ini.

Meski demikian, Pochettino saat ini masih terikat komitmen penuh bersama Tim nasional sepak bola Amerika Serikat. Ia tengah mempersiapkan tim menuju Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.

Namun, dalam pernyataannya, Pochettino tidak menutup pintu untuk kembali ke Tottenham suatu hari nanti.

BACA JUGA:  Milan Menang di Dall’Ara, Inter Mulai Terancam

“Ketika saya meninggalkan klub, saya selalu ingat satu wawancara di mana saya mengatakan bahwa suatu hari saya ingin kembali ke Tottenham,” ujarnya dikutip dari Daily Express pada hari ini.

“Saya berada di AS, jadi saya tidak akan membicarakan hal itu sekarang. Tetapi apa yang saya katakan saat itu, bahkan setelah enam atau lima tahun, masih saya rasakan di dalam hati. Ya, saya ingin suatu hari nanti kembali.”

Beberapa hari sebelumnya, Pochettino juga sempat menyebut bahwa pencapaian Spurs belakangan ini “tidak cukup” untuk klub dengan reputasi sebesar itu.

Pernyataan tersebut semakin memanaskan spekulasi. Meski belum ada langkah konkret, kemungkinan reuni bukan hal yang mustahil di masa mendatang.
Kini, publik London Utara menunggu keputusan manajemen.

BACA JUGA:  Ancelotti Mau Ketemu Presiden Madrid untuk Pamitan

Apakah memilih wajah baru, atau membuka kembali lembaran lama bersama sosok yang pernah membawa Spurs ke level tertinggi Eropa?(maq)