edisiana.com – Barcelona mengamankan kemenangan 3-2 di Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions pada Kamis dinihari ini. Satu kakinya telah menginjak ke semifinal.
Barcelona mengunci penyerang PSG, Kylian Mbappé tidak ditemukan di Parc des Princes. Hingga juara Eropa lima kali Barca berhasil menetralisir kapten Prancis dan membuat dia sering frustrasi dalam upayanya di lini depan.
Pasukan Xavi Hernandez mendominasi pertandingan sejak awal melawan tim Prancis yang masih mencari mahkota Liga Champions pertama.
Raphinha membawa tim tamu unggul melalui tendangan rebound pada menit ke-37. Saat kiper Gianluigi Donnarumma gagal menyapu umpan silang dari kotak penaltinya.
Donnarumma tampak gugup sepanjang pertandingan. Dia menunjukkan timing yang buruk dan melakukan kesalahan yang hampir membuat Barcelona mencetak gol pembuka di awal babak pertama.
Namun, PSG setelah jeda berubah dengan memasukkan penyerang Bradley Barcola untuk menggantikan Marco Asensio.
Pergantian menyerang membuahkan gol penyeimbang pada menit ke-48.Ousmane Dembélé melesakkan bola ke pojok atas. Barca masih terguncang dengan gol tuan rumah, lalu dibobol lagi melalui Vitinha dua menit kemudian.
Namun tim besutan Xavi Hernandez menyamakan kedudukan. Dengan sepakan voli cerdik Raphinha pada menit ke-62, hasil umpan panjang brilian pemain pengganti Pedri. Sekaligua membungkam penonton tuan rumah.
Andreas Christensen lalu mengambil keuntungan dari Donnarumma yang statis untuk melompat tak tertandingi di kotak 6 yard. Dia menyundul bola dari tendangan sudut 13 menit sebelum pertandingan usai.
“Itu adalah malam yang spektakuler, tidak hanya bagi saya, tapi juga bagi tim,” kata Raphinha seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Kami menunjukkan ketabahan dengan atmosfer yang baik adalah tanda yang sangat positif untuk bergerak maju,” imbuhnya.(maq)










