Kasus Dugaan Suap Barca ke Wasit Bergulir di Pengadilan

378
Barcelona FC. Foto: Barca

edisiana.com – Kasus dugaan korupsi mantan wasit LaLiga yang menyeret Barcelona telah bergulir di pengadilan Barcelona.

Jose Maria Enriquez Negreira, diduga menerima dugaan suap dari Barcelona lebih dari €7,3 juta (£6,4 juta) atau sekitar Rp115 miliar.

Negreira merupakan wakil presiden komite wasit Spanyol yang menjabat antara tahun 1993 dan 2018.

Dalam sidaang dì Pengadilan Barcelona mendengar pada hari Jumat kemarin bahwa Barca dan mantan pejabat klub dan Negreira telah didakwa atas dugaan korupsi dengan pelanggaran kepercayaan dan catatan bisnis palsu.

Jaksa mengklaim bahwa Barcelona memiliki perjanjian rahasia dengan Negreira yang memastikan keputusan yang menguntungkan bagi klub di pertandingan La Liga dan kompetisi lainnya.

FC Barcelona memperoleh dan mempertahankan perjanjian verbal yang sangat rahasia dengan Jose Maria Enriquez Negreira.

“Sehingga, dalam kapasitasnya sebagai wakil presiden komite arbitrase teknis (CTA) dan dengan imbalan uang, yang terakhir melakukan tindakan yang cenderung menguntungkan FC Barcelona dalam keputusan wasit,” kata kantor kejaksaan umum seperti dilansir MetroSports pada Jumat kemarin.

Barcelona membantah melakukan kesalahan tersebut. Dalam sebuah pernyataan bulan lalu mengklaim uang itu untuk biaya konsultasi eksternal terkait laporan teknis terkait wasit profesional.

Raksasa La Liga menambahkan bahwa itu adalah sudah menjadi praktik umum di antara klub sepak bola profesional.

Kepala eksekutif La Liga Javier Tebas mengatakan presiden Barcelona Joan Laporta harus mengundurkan diri jika dia tidak dapat menjelaskan pembayaran tersebut.

Sementara Laporta menegaskan Barca tidak pernah membeli wasit dan Barca tidak pernah berniat membeli wasit. “Sama sekali tidak pernah,” ujarnya.(maq)

BACA JUGA:  Liverpool Telah Melewati Badai
BAGIKAN