edisiana.com – Liverpool akhirnya kembali mengambil tahta di Liga Inggris dari tangan Manchester City. Keberhasilan ini dari kerja keras mereka mengalahkan tamunya Burnley 3-1 di Anfield.
Liverpool bermain pada Sabtu malam harus tanpa kiper Alisson dan bek Joe Gomez, keduanya absen karena flu, dan Ibrahima Konaté yang diskors.
Sementara Andy Robertson melakukan start pertamanya sejak cedera pada Oktober 2023 dan Wataru Endo yang kembali ke tim setelah membela di Piala Asia bersama Jepang dengan Caoimhin Kelleher mengisi posisi di bawah mistar gawang.
Kelleher dipanggil untuk beraksi sejak awal, keluar untuk memblokir upaya Zeki Amdouni saat Burnley menciptakan bahaya awal.
Liverpool mulai berkembang dalam permainan tetapi tidak banyak menunjukkan usaha mereka sampai kesalahan kiper Burnley James Trafford pada tendangan sudut.
Alexander-Arnold melakukan tendangan sudut dan Trafford keluar untuk menepis tetapi tidak berhasil mendekati bola. Dan sektika Jota melakukan sundulan mudah untuk memberi Liverpool keunggulan pada menit ke-31.
Burnley tidak pernah menyerah, dan pada menit ke-45 O’Shea mengarahkan sundulan kuat dari tendangan sudut melewati Kelleher ke sudut jauh atas untuk gol pertamanya di Liga Premier .
Liverpool keluar dengan energi baru setelah turun minum. Kemudian memimpin dalam waktu tujuh menit. Harvey Elliott, pemain pengganti di babak pertama, memainkan bola melintasi gawang yang mengalami defleksi sebelum Diaz melakukan sundulan dari jarak dekat.
“Kami tahu di babak kedua apa yang harus kami lakukan. Kami memegang kendali, tapi tentu saja kami harus mengganti Trent Alexander-Arnold dan kekurangan bek,” kata Jurgen Klopp seperti dilansir ESPN pada Ahad ini.
“Curtis Jones melakukannya dengan sangat baik, seperti yang dilakukan Harvey Elliott ketika dia masuk,” tambahnya.
Burnley memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan lagi, tetapi Kelleher melakukan penyelamatan bagus dari David Fofana dalam situasi satu lawan satu, dengan tembakan rebound Wilson Odobert melebar.
Fofana berhasil lolos lagi namun hanya tinggal kiper yang bisa dikalahkan, tendangan melengkungnya masih melebar dari tiang gawang.
“Burnley memberikan masalah dan kami harus mencetak gol pada saat yang tepat. Kami membutuhkan Kelleher karena ini adalah pertandingan yang sangat bagus untuknya,” ujar pelatih Liverpool itu.
Dengan 11 menit tersisa, Liverpool meraih tiga poin. Tendangan sudut lainnya jatuh ke tangan Jota namun setelah tembakannya diblok. Dia lalu mengoper ke Elliot dan bola melayangnya menemui Nunez yang bersandar ke belakang dan menyundul ke sudut jauh bawah.
Di waktu tambahan The Reds mencoba menambah pundi golnya, namun Trafford menggagalkan upaya jarak dekat ketika Nunez.
Dengan kemenangan ini Liverpool mengumpulkan 54 poin di puncak klasemen. Yang mana, unggul dua poin dari Manchester City yang memiliki satu pertandingan tersisa. Sedangkan Burnley tetap berada di peringkat kedua dari bawah dengan 13 poin.(maq)
Liverpool Kembali Ambil Alih Tahta dari Tangan City










