Keajaiban FA Cup, Klub Divisi Keenam Libas Crystal Palace

Pemain Macclesfield merayakan gol kemenangan. Foto: via MD

edisiana.com – Piala FA kembali menegaskan statusnya sebagai kompetisi paling romantis di dunia. Sabtu malam (10/1/2026) menghadirkan salah satu dongeng terbesar dalam sejarah turnamen ini.

Macclesfield FC, tim dari divisi keenam Inggris, secara sensasional menaklukkan Crystal Palace dari Liga Primer dengan skor 2-1 di putaran ketiga.

Di hadapan publik sendiri, Macclesfield tampil tanpa rasa takut. Gol pembuka tercipta pada menit ke-43 lewat momen yang akan dikenang lama oleh para pendukung tuan rumah.

Umpan presisi Luke Duffy mengarah ke kotak penalti, dan sang kapten Dawson melompat paling tinggi untuk menyundul bola dengan sempurna ke sudut jauh gawang, membuat Palace terdiam.

BACA JUGA:  Haaland Dapat Tiga Assis, Satu di Antaranya Gol

Merasa terancam, pelatih Palace Oliver Glasner langsung bereaksi di awal babak kedua dengan memasukkan pemain-pemain berpengalaman Liga Primer seperti Tyrick Mitchell, Johnson, dan Will Hughes.

Namun perubahan itu tak banyak membantu. Palace justru terlihat goyah, kesulitan menghadapi intensitas dan keberanian lawan mereka dari National League North.

Sebaliknya, Macclesfield bermain seolah mengetahui bahwa sejarah sedang menanti mereka. Keyakinan itu terbayar ketika Buckley-Ricketts menunjukkan insting tajamnya.

Ia bereaksi cepat terhadap tembakan yang dibelokkan, dan dengan sundulan jarak dekat menggandakan keunggulan, membuat stadion meledak dalam euforia.

Palace sempat menyalakan harapan lewat tendangan bebas indah Pino, yang melengkung sempurna melewati pagar hidup dan bersarang tepat di bawah mistar gawang.

BACA JUGA:  Ten Hag Sudah Punya Pemain Pengganti Ronaldo

Namun itu hanya menjadi hiburan singkat. Macclesfield bertahan dengan disiplin dan keberanian luar biasa hingga peluit akhir berbunyi.

Usai laga, suasana berubah menjadi lautan kegembiraan. Para pendukung berhamburan ke lapangan, merayakan kemenangan bersejarah bersama para pemain—sebuah pemandangan khas Piala FA yang semakin langka di sepak bola modern.

Hasil ini digambarkan banyak pihak sebagai “kemenangan ala klub tarkam”, namun justru itulah esensi Piala FA: mimpi yang menjadi nyata.

Perbedaan kasta liga yang begitu jauh tak mampu menghentikan Macclesfield menciptakan salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah kompetisi.

BACA JUGA:  Kalah dari Milan, Empoli Terancam Terdegradasi

Menariknya, seperti dikutip Mundo Deportivo, arsitek di balik keajaiban ini adalah John Rooney, adik dari Wayne Rooney.

Di usia 35 tahun, laga ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam peran manajerial pertamanya bersama Macclesfield FC—sebuah awal karier yang nyaris tak bisa ditulis lebih dramatis.(maq)