edisiana.com – Kekalahan Napoli dari Bologna memicu kekhawatiran di kubu juara bertahan Scudetto. Tim asuhan Antonio Conte kini terperosok ke posisi keempat klasemen Serie A, hanya beberapa bulan setelah merayakan gelar juara liga musim lalu.
Napoli tumbang 0–2 di markas Bologna pada laga akhir pekan lalu. Hasil tersebut menambah rentetan hasil buruk mereka, dengan tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi berakhir tanpa kemenangan.
Situasi kian rumit setelah tim kehilangan dua pemain kunci, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, yang harus menepi dalam jangka panjang karena cedera.
Usai pertandingan, Conte tidak menutupi kekecewaannya. Pelatih asal Italia itu secara terbuka mengkritik performa dan mentalitas skuadnya.
“Lima kekalahan sejak awal tahun terlalu banyak. Ketika Anda kalah, itu bukan kebetulan. Kami membutuhkan semangat dan keberanian,” tegas Conte dinukil dari Sport Mole pada Senin ini.
Ia juga mengisyaratkan adanya jarak emosional antara dirinya dan para pemain.
“Saya akan membahas masa depan saya dengan klub. Saya tidak melihat semangat juang yang sama seperti tahun lalu,” ujarnya.
“Saya belum bisa terhubung dengan para pemain, dan sesuatu harus dilakukan — saya tidak ingin terus terbebani.”
Tekanan terhadap Conte kini semakin besar. Para pendukung Napoli berharap sang pelatih mampu membangkitkan kembali semangat juara tim yang musim lalu begitu dominan di Serie A.(maq)









