edisiana.com – Maarten Paes… Maarten Paes… Maarten Paes…Teriakan itu digelorakan oleh pendukung Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno.
Maarten Paes lalu menyapa puluhan ribu fans yang berada di tribun dengan melambaikan tangannya selepas pertandingan. Para penggemar terus berteriak.
Ya, Paes jadi pahlawan saat Garuda menjamu Australia di GBK pada Selasa malam ini, pukul 19.00 WIB. Yang menyelamatkan gawang Indonesia.
Indonesia awalnya tampil bagus selepas kick-off. Dengan melakukan serangan ke gawang Australia. Di antara serangnya satu di antaranya peluang bagus.
Namun tendangan Oratmangun masih ditepis kiper Australia. Bola tepisan itu jatuh ke kaki Rafael Struick dan bola sepakannya masih dibuang.
Setelah itu keadaan berubah. Tim tamu bangkit melakukan serangan berkali-kali. Untung empat peluang Australia dapat diselamatkan oleh kiper Indonesia Paes.
Australia pun frustasi dan menurunkan tempo permainan. Hingga babak pertama skor tetap 0-0.
Babak kedua Australia mencoba berinisiatif menekan. Tapi selalu gagal di lini belakang pertahanan tim asuhan Shin Tae-yong.
Indonesia hanya bermain melakukan serangan balik. Yang terkadang mengejutkan tim Kangguru. Namun akhirnya kandas juga di tembokan pertahanan Australia.
Setelah Shin Tae-yong melakukan Rotasi pemain, Indonesia mulai mencari insiatif mencetak gol. Sayang peluang Witan belum bisa dimanfaatkan secara sempurna.
Pertandingan pun akhirnya berakhir dengan hasil imbang 0-0. Sejauh ini Indonesia sudah memetik dua poin, sementara Australia baru satu poin.(maq)










