Ronaldo! Kesalahan Mu Tidak Bisa Dimaafkan

580
Ronaldo meratapi kekalahan setelah Juventus tersingkir dari Liga Champions. Foto : Reuter

Bola, edisiana.comMantan pelatih Juventus Capella mengkritik penampilan Ronaldo dan Rabiot saat melawan Juventus melawan Porto di leg kedua di Liga Champions. Karena keduanya tidak berani menghadapi bola dan akhirnya Juventus tersingkir dari babak 16 besar.

“Itu adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan, ” kata Capello kepada Sky Sport seperti dilansir Metro.co.uk pada Rabu, 10 Maret 2021.

Menurut Capello, pada zaman dia melatih Juventus pemain yang ditunjuk sebagai pembuat pagar betis tidak bisa menjadi seseorang penakut.

BACA JUGA:  Galtier akan Tukangi PSG, Ini Formasi Barunya

“Sementara mereka takut pada bola dan melompat menjauh darinya, membalikkan punggung mereka. Itu tidak bisa dimaafkan, ” tegas Capello.

Ya, kejadian kebobolan itu pada babak perpanjangan waktu. Porto mendapat tendangan bebas. Saat itu, Ronaldo dan Rabiot ditunjuk sebagai pagar betis.

Saat Oliveira melepaskan tendangan keras, Ronaldo justru memutar badan dan Rabiot melompat. Akhirnya bola pun masuk ke gawang Juventus.

Menurut Capello, justru dia melihat pemain muda yang benar-benar turun tangan dan menunjukkan wajah mereka pada saat-saat sulit tersebut.

BACA JUGA:  Gareth Bale, Coming Home

“Padahal di tim ini, ada beberapa veteran yang muncul ketika mereka menang untuk mengambil kredit, kemudian tidak terlihat saat mereka kalah,” kritik Capello.

Pirlo mengakui ada kesalahan yang dilakukan anak asuhnya pada laga hidup dan mati tersebut.

“Belum pernah terjadi sebelumnya bahwa mereka akan berbalik, mungkin mereka merasa sangat jauh sehingga mereka tidak merasakan keburukan itu,” jawab Pirlo menanggapi kritikan Capello.

BACA JUGA:  Nantes Bantai PSG Sampai 3-1

“Itu adalah kesalahan, biasanya tidak terjadi, para pemain tidak merasa itu situasi berbahaya dan kebobolan gol,” imbuhnya.

Laga Rabu dinihari Juventus kontra Porto berakhir seri 2-2 di markas Juve. Ronaldo dkk tersingkir dari Liga Champions karena kalah agregat 2-3.

Sementara itu, di Seri A Juve sudah tertinggalan jauh dengan pemuncak klasemen Inter Milan. Tim besutan Pirlo tersebut tertinggal dengan 10 poin.(maq)

BAGIKAN