edisiana.com – Manchester City datang ke markas Luton pada hari Minggu malam. Mereka akan berusaha menang untuk menjaga asa juara.
Musim ini The Sky Blue mengalami banyak masalah. Dengan cedera pemain intinya, Kevin De Bruyne dan skorsingnya pemain Rodrigo di beberapa pertandingan penting.
Akibatnya, tim asuhan Pep Guardiola ini mengalami kekalahan dan seri. Terakhir pertengahan pekan ini, mereka pun kalah saat bertandang ke Villa Park.
Aston Villa mendudukkan City dengan skor tipis 1-0. Kekalahan ini sekaligus menggusur The Citizen jatuh ke urutan empat.
Musim ini merupakan kompetisi yang terburuk bagi Guardiola karena tidak pernah menjalani lima pertandingan liga tanpa kemenangan dalam kariernya.
“Ketika Anda menang, Anda adalah yang terbaik di dunia – tapi bila bukan menang, itu adalah sebuah krisis,” kata bos Manchester City dikutip dari BBC pada hari ini.
City telah mengangkat trofi Liga Premier selama tiga musim terakhir dan musim lalu. Mereka memenangkan treble Liga Premier, Piala FA, dan Liga Champions. 
Klub ini belum pernah menjalani lima pertandingan tanpa kemenangan sejak Mark Hughes memimpin pada tahun 2009.
Guardiola lantas menyinggung beberapa pemainnya yang menikmati hidup seperti hewan peliharaan yang dimanjakan.
“Untuk waktu yang lama, kami hidup seperti kucing dan mengetahui betapa baiknya kami,” katanya.
Saat ini City merosot ke posisi keempat di Liga Premier, merasa kesulitan yang dihadapi saat ini di lapangan dan terbukti positif dalam mengatur ulang standar.
“Lihat betapa sulitnya apa yang telah kita lakukan, dan apa yang akan terjadi? Hasil buruk membantu Anda memahaminya,” ujarnya.
“Dan ini bukan tentang rasa berpuas diri. Rasa puas diri adalah tentang datang terlambat ke tempat latihan, tidak berlatih dengan baik, tidak melakukan pekerjaan dengan baik,” terangnya.
Ia juga merasa City telah membuktikan di masa lalu bahwa mereka masih bisa menang tanpa gelandang Kevin de Bruyne.
Menurutnya, untuk Piala Dunia Antarklub yang diselenggarakan di Arab Saudi belum bisa menurunkan De Bruyne kendati sudah mulai pulih.(maq)
Musim Terburuk Pep Guardiola di Semasa Karir Pelatih










