edisiana.com – Nottingham Forest resmi menunjuk Ange Postecoglou sebagai manajer baru mereka, menggantikan Nuno Espirito Santo yang hengkang secara tiba-tiba hanya tiga pertandingan setelah musim baru dimulai. Pelatih asal Australia tersebut menandatangani kontrak hingga Juni 2027.
Postecoglou sebelumnya dipecat oleh Tottenham Hotspur pada bulan Juni lalu, meskipun berhasil mempersembahkan trofi Liga Europa UEFA kepada klub London Utara itu pada Mei — gelar pertama Spurs dalam 17 tahun. Selama dua musim di Tottenham, ia sempat membawa klub finis di peringkat kelima Liga Premier pada musim 2023/24, sebelum terjun ke posisi ke-17 musim lalu.
Penunjukan ini mengakhiri masa rehat tiga bulan Postecoglou dari dunia sepak bola. Ia akan langsung memimpin skuad Forest dalam laga berat melawan Arsenal di Stadion Emirates pada hari Sabtu mendatang.
Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, menyatakan keyakinannya terhadap pelatih anyar tersebut.
“Kami mendatangkan pelatih ke klub yang memiliki rekam jejak yang terbukti dan konsisten dalam memenangkan trofi,” ujar Marinakis dinukil dari ESPN pada hari ini.
“Pengalamannya melatih tim di level tertinggi, bersama dengan keinginannya untuk membangun sesuatu yang istimewa bersama kami di Forest, menjadikannya sosok yang fantastis untuk membantu kami dalam perjalanan dan mencapai semua ambisi kami secara konsisten.”
Kepergian Nuno dan Dinamika Internal Klub
Kepergian Nuno dari Forest tergolong mengejutkan. Meski baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun pada bulan Juni, dalam laporan itu menyebutkan bahwa ia berselisih dengan kepala sepak bola global Forest, Edu Gaspar. Hubungannya dengan Marinakis pun dikabarkan memburuk.
Nuno sukses membawa Forest finis di posisi ketujuh Liga Premier musim lalu — pencapaian yang membuat klub lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 1996. Mereka mendapat tempat di Liga Europa setelah Crystal Palace terdegradasi ke Liga Konferensi UEFA akibat pelanggaran aturan kepemilikan multi-klub (MCO).
Namun, ketegangan mulai terlihat sejak awal musim ini. Dalam sebuah wawancara, Nuno mengakui bahwa hubungannya dengan Marinakis telah berubah.
“Di mana ada asap, di situ ada api, jadi saya tahu cara kerjanya, tetapi saya di sini untuk melakukan pekerjaan saya,” kata Nuno kala itu.
Dengan penunjukan Postecoglou, Forest berharap dapat menjaga momentum mereka di level tertinggi sepak bola Inggris dan Eropa, serta membangun fondasi kuat untuk masa depan.(maq)











