edisiana.com – Maroko pesta gol di kejuaraan sepakbola Olimpiade Paris. Negara tetangganya, Mesir dihajar sampai enam gol tanpa balas. Mereka menyabet perunggu dengan keluar sebagai posisi tiga.
Pada babak pertama Maroko telah unggul 2-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion La Beaujoire Nantes pada Kamis malam.
Kran gol Maroko dibuka oleh Abde Ezzalzouli dari dalam kotak penalti ke sudut jauh. Kurang dari tiga menit Soufiane Rahimi menciptakan melalui sundulan pada menit ke-26 yang sempat dikenakan kiper Mesir Hamza Alaa namun tak mampu dihentikan.
Di babak kedua Maroko tampil lebih gila. Gelandang El Khannouss, yang sempat diskors ke semifinal mengubah skor menjadi 3-0.
Dia mengecoh serangkaian pemain bertahan untuk mencetak gol pada menit ke-51. Rahimi menambah gol keduanya yang terjadi pada menit ke-64.
Kemudian Rahimi memberikan assis pada gol Nakach pada menit ke-73 mengubah skor jadi 5-0
Hakimi, yang bermain di Prancis untuk Paris Saint-Germain , mencetak gol melalui tendangan bebas di menit-menit akhir.
Pelatih Mesir Rogerio Micale memberikan tampil apiknya Maroko di ajang final sepakbola Olimpiade di Paris.
“Semua pujian untuk Maroko. Mereka luar biasa di depan gawang. Mempunyai persentase penyelesaian akhir yang sangat tinggi. Bagi kami, itu tidak bisa terjadi hari ini,” kata Micale dinukil dari ESPN pada Jumat, 9 Agustus.
Michael sempat sukses saat melatih Brasil. Dia membawa Brasil meraih medali emas di kandang sendiri pada Olimpiade 2016.(maq)











