Yuk, Salat Idul Adha dì Masjid Tanjak, Kepala BP Batam Kurban Sapi Limusin

435
Masjid Tanjak di Bandara Hang Nadim. Foto: Humas

Batam, edisiana.comBadan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan menggelar salat Idul Adha di Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Pelaksanaan salat Idul Adha ini akan digelar pada Ahad besok, 10 Juli 2022, yang bertepatan pada tanggal 10 Dzulhijjah 1443 H pada pukul 07.00 WIB.

“Kami mengajak masyarakat Kota Batam, khususnya yang tinggal di kawasan bandara untuk berbondong-bondong menghadiri pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Tanjak,” ajak Kepala Biro Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Asep Lili Holilulloh, selaku Ketua Badan Koordinasi Dakwah Islam (BP Batam) dalam rilisnya. 

BACA JUGA:  Ferdinand: Pemain PSG Pemalas

Ia mengimbau masyarakat untuk hadir lebih awal, agar lebih mudah mengatur shaf salat.

Asep mengatakan, pelaksanaan salat Idul Adha ini akan menghadirkan Khotib, Pembina Majelis Dzikir At-Tijani Kepri, Ustadz Mohamad Khandiq Sirodj. Lalu Imam Masjid Tanjak, Ustadz Fahmi ‘Ulum, dan Muadzin, Ustadz Rahman Saputra

“Kami juga menggandeng pengurus Masjid Al-Huda Komplek Rajawali Bandara agar turut serta dalam pelaksanaan salat tahun ini, dengan harapan kebersamaan dapat terjalin semakin erat,” harap Asep.

BACA JUGA:  Memalukan! Brighton KO dengan Tim Liga Satu

Kemudian, keesokan harinya pada Senin, 11 Juli 2022 BKDI BP Batam menjadwalkan pemotongan hewan kurban di lingkungan BP Batam. 

Penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan di area Masjid B.J. Habibie BP Batam, berupa hewan kurban sapi sebanyak 21 ekor dan kambing empat ekor.

“Dibandingkan tahun lalu, jumlah sapi cukup meningkat. Dari 16 ekor menjadi 21 ekor. Karena jumlah cukup banyak, panitia akan mulai menyembelih hewan kurban lebih awal. Tetapi seremoninya akan dimulai pukul 08.00 WIB,” kata Asep.

BACA JUGA:  Brentford Kalahkan Fulham 3-2

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, BP Batam kembali menyediakan seekor sapi limusin yang dikurbankan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

“Selain itu, hewan kurban yang kami himpun ada beberapa yang dikurbankan oleh mitra kerja BP Batam. Jadi tidak seluruhnya berasal dari keluarga besar BP Batam,” terang Asep.(maq)

BAGIKAN