edisiana.com – Kegagalan mengeksekusi penalti dalam laga final UEFA Nations League membuat Alvaro Morata mempertimbangkan untuk segera mengakhiri kariernya di tim nasional Spanyol.
Pada laga yang berlangsung Minggu malam, Spanyol harus mengakui keunggulan Portugal lewat adu penalti setelah bermain imbang hingga perpanjangan waktu.
Morata, yang memulai pertandingan dari bangku cadangan, baru dimasukkan saat babak tambahan. Sayangnya, ia gagal mengeksekusi tendangan penalti penting yang menjadi penentu kekalahan La Roja.
Berbicara kepada media Spanyol AS, Morata tidak menutupi kekecewaannya.
“Saya merasa kasihan kepada rekan satu tim saya, tetapi itu bagian dari kehidupan,” ujarnya.
“Saya pergi dengan marah. Saya ingin menangis, meskipun sebenarnya tidak. Pensiun dari tim nasional? Mungkin saja. Saya tidak akan kembali pada bulan September,” ucapnya.
Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa sang kapten akan mundur dari tugas internasional lebih cepat dari yang diperkirakan.
Meski demikian, pelatih kepala Spanyol, Luis de la Fuente, tetap memberikan dukungan penuh terhadap Morata.
“Dia seorang pemimpin dan sangat penting bagi kami, terlepas dari apakah dia bermain lebih banyak atau lebih sedikit,” kata De la Fuente menegaskan.
Morata selama ini dikenal sebagai figur penting di lini depan Spanyol, dan keputusannya akan menjadi momen besar bagi masa depan tim nasional.(maq)











