edisiana.com – Inter Milan berpesta gol saat membantai Sassuolo dengan skor telak 5-0. Laga itu sekaligus menandai pencapaian spesial bagi Lautaro Martínez yang kini menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah klub berjuluk Nerazzurri.
Pesta gol Inter sudah dibuka sejak menit ke-9. Yann Bisseck mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan jarak dekat. Gol itu berawal dari sepak pojok Federico Dimarco yang mengarah tepat ke jantung pertahanan Sassuolo.
Keunggulan Inter bertambah lewat Marcus Thuram. Striker Prancis itu melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang. Lagi-lagi Dimarco menjadi kreator lewat assist-nya.
Lima menit setelah jeda, giliran Lautaro Martínez yang mencetak gol. Kapten Inter tersebut dengan tenang mengarahkan bola ke sudut kanan bawah gawang Sassuolo. Gol itu menjadi sangat berarti.
Mengutip data MD, Lautaro kini mengoleksi 171 gol dan menyamai rekor legenda Inter, Roberto Boninsegna, sebagai top skor ketiga sepanjang sejarah klub.
Petaka bagi Sassuolo bertambah setelah Nemanja Matic diganjar kartu merah akibat akumulasi kartu kuning. Bermain dengan sepuluh pemain, Sassuolo semakin tertekan.
Situasi itu dimanfaatkan Inter Milan. Manuel Akanji sukses mencetak gol usai menerima umpan matang dari Federico Dimarco yang tampil gemilang sepanjang laga.
Luis Henrique kemudian menutup pesta gol Inter. Tendangan ke sudut kiri atas gawang memastikan kemenangan telak 5-0 bagi tim tamu.
Hasil ini, semakin menegaskan dominasi Inter, sekaligus mengukuhkan nama Lautaro Martínez di jajaran legenda klub.(maq)











