Guardiola Mengamuk, Penalti City Dirampok Gelar Pun Menjauh

edisiana.com – Drama belum berakhir di Etihad. Manchester City harus menelan hasil imbang pahit 1-1 melawan Brighton pada Kamis lalu, namun sorotan utama justru tertuju pada amarah Pep Guardiola.

Sang maestro asal Catalonia itu meledak di pinggir lapangan, menilai timnya seharusnya mendapat hadiah penalti setelah Jeremy Doku dilanggar di kotak terlarang.

Guardiola terlibat adu argumen sengit sepanjang laga. Ia tak habis pikir mengapa wasit sempat mengabaikan pelanggaran jelas terhadap Doku.

BACA JUGA:  Gol Athekame Selamatkan AC Milan dari Kekalahan Si Juru Kunci Pisa

Dan akhirnya keputusan itu dikoreksi melalui tinjauan VAR. Sebuah momen yang memicu frustrasi besar di bangku City.

Hasil imbang ini terasa seperti kekalahan. Bukan hanya karena dominasi yang tak berbuah gol, tetapi juga karena jarak dengan Arsenal di puncak klasemen kini semakin melebar. City kehilangan momentum, dan Pep mengetahuinya.

“Saya sangat menyukai cara kami bermain,” ujar Guardiola dengan nada kecewa. “Ada banyak pemain baru dan banyak hal positif.
Tapi jika Anda tidak mencetak gol, Anda tidak akan menang. Kami harus mencetak gol, kami tidak bisa, dan kami harus menerimanya,” katanya, dikutip dari MD.

BACA JUGA:  Ten Hag Ajak Manchester United Cepat Move On

City bermain, menyerang, dan menguasai laga. Namun sepak bola tak selalu adil. Di malam yang penuh kontroversi itu, Guardiola pulang dengan kemarahan, City dengan satu poin, dan Arsenal dengan senyum di puncak klasemen.(maq)