Dua Gol Pemain Buangan United Antar Napoli Kembali Duduki Takhta Serie A

edisiana.com – Napoli kembali menunjukkan kekuatan mereka di Stadio Diego Armando Maradona. Minggu malam yang panas itu menjadi panggung bagi Rasmus Højlund, pemain yang dicap “buangan” oleh Manchester United—untuk membungkam kritik dan mencetak dua gol yang membawa Partenopei menang 2-1 atas Juventus.

Baru tujuh menit berjalan, publik Naples sudah bersorak. David Neres menari di sisi kanan, melewati Teun Koopmeiners yang tertinggal langkah, lalu melepaskan umpan silang rendah ke tiang dekat.

Højlund muncul bak roket, mengalahkan Lloyd Kelly dalam adu cepat, dan menyambar bola sekali sentuh melewati Michele Di Gregorio.

Sebuah gol yang menunjukkan insting pembunuhnya—insting yang mungkin tak pernah benar-benar dilihat di Old Trafford.

BACA JUGA:  Osimhen, Chelsea dan Liverpool No, MU dan Madrid Yes

Giovanni Di Lorenzo hampir menggandakan keunggulan lewat sundulan dari servis Noa Lang, namun Di Gregorio tampil heroik, menepis bola dari sudut gawang.

Juventus merespons melalui Yildiz yang memberi umpan kepada Francisco Conceição, tapi tembakannya melambung tak tentu arah.

Napoli kembali mengancam sebelum jeda. Lang mengirim umpan silang yang memanjakan, McTominay melompat tinggi—dan sundulannya menghantam tiang. Juve beruntung bisa masuk ruang ganti dengan hanya tertinggal satu gol.

Kontroversi Kalulu, Gol McKennie, dan Laga yang Makin Panas

Awal babak kedua dibumbui kontroversi. Tekel keras Pierre Kalulu terhadap Mathías Olivera membuat para pemain Napoli meledak, namun wasit tidak memberi kartu kuning. Maradona bergemuruh, merasa dirampok, dan intensitas laga langsung naik drastis.

BACA JUGA:  Chelsea Gulung Barcelona 3-0

Dan seperti skenario klasik Serie A, saat tuan rumah mengamuk, Juve justru mencuri momen. Sebuah umpan terobosan cerdas membuka ruang bagi Weston McKennie di sisi kanan.

Ia mengangkat kepala, melihat Yildiz berlari, dan mengirim bola ke area tiang dekat. Sang bintang muda mendahului bek Napoli dan mengarahkan bola sempurna ke sudut jauh. 1-1, dan tensi pertandingan berubah total.

Dua belas menit sebelum bubaran, bola liar di kotak penalti Juve berhasil dimaksimalkan sang striker Denmark. Dengan ketenangan yang membara, ia menunggu momen tepat dan menceploskan bola melewati garis.

Gol keduanya malam itu—gol keempatnya musim ini—dan yang paling penting, gol yang mengangkat Napoli kembali ke puncak Serie A.

Dengan hasil ini, melansir ESPN, Napoli kembali merebut puncak klasemen Serie A, menyalip Inter dengan selisih satu poin, sementara Juve makin tercecer delapan angka di belakang.

BACA JUGA:  Mantan Kiper Liverpool Tutup Karir di Como

Juve mencoba menekan di menit-menit akhir, namun Napoli terlalu disiplin, terlalu solid, dan—berkat Højlund—terlalu tajam.

Napoli di atas lagi. Inter disingkirkan. Juve terpukul. Dan Højlund? Dari “buangan Manchester” menjadi pahlawan Naples.(maq)