edisiana.com – Laga Manchester City menjamu Young Boys berjalan mulus di Etihad pada subuh tadi. The Citizen lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai menang tiga gol tanpa balas.
City memberikan tekanan sejak kickoff. Tapi Haaland baru memecah kebuntuan melalui penalti pada menit ke-23 setelah tekel Lauper terhadap Matheus Nunes di dalam kotak.
Striker asal Norwegia itu mengepalkan tangannya ke udara setelah mengecoh kiper Anthony Racioppi ke arah yang salah.
Phil Foden menggandakan keunggulan City beberapa detik sebelum turun minum ketika Jack Grealish melihatnya melebar. Gelandang Inggris itu memotong ke dalam kotak dan menaklukkan Racioppi dengan tembakan mendatar.
Gol kedua Haaland – dan keempat dalam dua pertandingan melawan Young Boys – adalah gol indah kaki kiri dari jarak 20 yard pada menit ke-51.
Haaland, yang sempat bertukar kaus dengan kapten Young Boys Mohamed Ali Camara saat mereka meninggalkan lapangan pada babak pertama, dan digantikan dengan tepuk tangan meriah dari penonton tuan rumah beberapa menit kemudian.
Skor bisa saja menjadi lebih timpang karena City melakukan banyak kesalahan termasuk upaya Rico Lewis yang tampaknya mengarah ke gawang sebelum berhasil dihalau oleh Loris Benito. 
Penyerang Belgia Jérémy Doku mengirimkan umpan silang tepat setelah masuk di penghujung pertandingan, tetapi Nunes tidak dapat menyelesaikannya.
Dan City tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan terakhirnya di Liga Champions sejak kalah 3-1 saat bertandang ke Real Madrid di semifinal pada Mei 2022.
Tim Pep Guardiola mempertahankan rekor 100 persen tak terkalahka dan memimpin Grup G dengan 12 poin dari empat pertandingan. Young Boys, berada di urutan keempat grup dengan satu poin.
Sementara Haaland kini mengoleksi 39 gol Liga Champions dari 34 penampilan, dan berada di jalur untuk memecahkan rekor penampilan paling sedikit yang mencapai 40 gol, yaitu 45 pertandingan yang dilakukan Ruud van Nistelrooy.
“Untuk lolos dengan dua pertandingan tersisa, itulah yang ingin kami lakukan. Dia [Guardiola] memberi kami begitu banyak. Menurut pendapat saya, dia adalah manajer terbaik di dunia. Dia telah menunjukkannya selama bertahun-tahun. Namun Anda bisa memiliki manajer terbaik di dunia, juga membutuhkan tim,” kata Jack Grealish, pemain City seperti dikutip dari ESPN.
“Dan itulah yang kami miliki, tim brilian di dalam lapangan namun juga di luar lapangan kami memiliki tim brilian yang sangat dekat. Kami senang bisa bersama setiap hari dan bermain satu sama lain,” imbuhnya.
City menjamu RB Leipzig pada 28 November dan kemudian menyelesaikan babak penyisihan grup dengan kunjungan ke Red Star Belgrade pada 13 Desember.(maq)
City Mulus Melaju Babak 16 Besar Liga Champions











