edisiana.com – Ketua Sepak bola Eropa ECA Nasser Al-Khelaifi mengatakan klub eropa tidak memiliki pengaruh besar akibat perekrutan Liga Pro Saudi. Cuma pihak-pihak Eropa menginginkan keselarasan ketika jendela transfer Saudi dibuka dan ditutup.
Tahun ini, jendela transfer Saudi tetap dibuka selama seminggu lebih lama dibandingkan kebanyakan liga Eropa.”Saya kira tidak ada bahayanya,” kata Nasser Al-Khelaifi seperti dilansir BBC pada hari ini.
ECA didirikan pada tahun 2008 untuk mewakili kepentingan klub-klub dari seluruh Eropa, dan mencakup ratusan tim anggota.
Al-Khelaifi, mantan pemain tenis Qatar yang juga presiden Paris St-Germain dan menjadi anggota komite eksekutif UEFA sejak 2019.
Menurut dia, klub Eropa percaya diri bahwa perekrutan besar-besaran dari Arab Saudi tidak membawa dampak.
“Kami mempunyai kompetisi terbaik dan terbesar serta pemain-pemain terbaik. Bukan hak saya untuk menilai apa yang terjadi di luar Eropa. Tapi dengar, sebagian besar klub menjual pemain kepada mereka. Jika kami tidak senang, mengapa kami menjual pemain kami? pemain kepada mereka? Itulah kebenarannya,” terangnya.
“Apakah berbahaya? Sudah saya sampaikan pendapat saya. Jika ada bahaya, klub-klub Eropa tidak akan tinggal diam. Sejauh ini, saya tidak melihat adanya bahaya,” ucap dia menegaskan.
Liga Pro Saudi memiliki belanja transfer tertinggi keempat secara keseluruhan musim panas ini, melebihi La Liga Spanyol dan Bundesliga Jerman.
Menukil Deloitte, klub Liga Pro Saudi sejauh ini telah menghabiskan £691 juta. Dan ada jaminan pendanaan selama satu dekade, yang menunjukkan bahwa negara Teluk tersebut bermaksud menjadikan kompetisinya sebagai salah satu yang terdepan di dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Namun Al-Khelaifi tidak berpikir akan ada ancaman terhadap kompetisi Eropa, meski sudah keluarnya pemain-pemain top. SepertiKarim Benzema, Jordan Henderson, Sadio Mane dan Neymar.
Mantan kapten Liverpool Henderson bergabung dengan Al-Ettifaq asuhan Steven Gerrard dalam kepindahan kontroversial pada bulan Juli.
Lantas penyerang Senegal Mane beralih ke Al-Nassr dari klub Jerman Bayern Munich, dan Neymar meninggalkan Paris St-Germain untuk bermain untuk Al-Hilal.(maq)
Ketua ECA: Gak Ada Ngaruhnya Tuh Pemain Top Pindah ke Arab











