edisiana.com – “Saya sangat bangga, tetapi di saat yang sama saya juga sangat kesal dan jengkel karena kami tidak berhasil melakukannya. Hari ini saya melihat betapa para pemain menginginkannya karena mereka menangis di akhir pertandingan.”
Ucap manajer Arsenal, Mikel Arteta memberikan jawaban selepas pertandingan semifinal Liga Champions pada Kamis ini.
The Gunners mengawali laga dengan baik di ibu kota Prancis. Namun kiper PSG Gianluigi Donnarumma melakukan dua penyelamatan gemilang dari upaya Gabriel Martinelli dan Martin Odegaard dalam 10 menit pertama.
Paris Saint-Germain akhirnya menang 2-1 melalui gol dari Fabián Ruiz dan Achraf Hakimi untuk melengkapi kemenangan agregat 3-1.
Arsenal mencetak gol lewat Saka pada menit ke-76, tetapi itu terbukti menjadi gol hiburan karena Arsenal gagal mencapai Final Liga Champions kedua mereka dan sekarang menghadapi musim kelima berturut-turut tanpa trofi.
Menurut Arteta, timnya tampil lebih baik daripada tuan rumah PSG.” Saya rasa kami pantas mendapatkan yang lebih baik di kedua pertandingan. Namun, biasanya ada penyerang dan penjaga gawang dan dia adalah pemain terbaik di kedua pertandingan,” tutur Arteta dinukil dari ESPN.
Arteta melanjutkan, bahkan PSG pun mengakui Arsenal tampil lebih baik dari mereka.
“Terutama selama 160 menit. Saya mengatakan itu dan mereka mengatakan itu karena mereka baru saja mengatakan itu kepada saya,” tutupnya.(maq)











