edisiana.com – Ada yang menarik dalam pertandingan Leicester City menjamu Newcastle. Kendati kalah telak terhibur penampilan apik pemain mudanya Jeremy Monga.
Ia dimasukkan Van Nistelrooy pada menit ke-74 pertandingan ini. Saat Jeremy Monga (15 tahun) menjadi pemain termuda kedua yang tampil dalam pertandingan Liga Primer.
Dan hanya penyerang Arsenal Ethan Nwaneri yang bermain di liga pada usia lebih muda.
Monga turun ke lapangan dengan perlengkapan tanpa sponsor karena usianya yang menyebabkan ia tidak dapat mengiklankan layanan sponsor kaus Leicester “BC Game” — sebuah platform permainan dan perjudian mata uang kripto daring.
“Anda bisa melihat sekilas kualitas hebatnya. Ia pemain sayap yang hebat dan punya kecepatan. Ia pemain yang berbakat, anak yang hebat. Ia pantas mendapatkan menit bermain ini dan semoga saja, ia akan mendapatkan lebih banyak lagi,” kata pelatih Leicester, Van Nistelrooy seperti dilansir ESPN pada hari ini.
Menurut pelatih asal Belanda itu, sejatinya ia berharap tim ini sukses. Namun kendalanya mengalami kesulitan untuk berkompetisi.
“Ini tantangan besar. Kita semua tahu performa yang sedang kita alami. Ini sangat sulit. Terutama jika tidak ada titik terang yang bisa dimanfaatkan,” tambahnya.
Leicester akan bertandang menghadapi Brighton pada pertandingan berikutnya pada hari Sabtu pekan ini.
“Hal tersulit adalah kami berada di posisi ini dalam waktu yang lama dan tidak ada hasil. Hal terpenting adalah klub dan bagaimana cara memajukannya. Itulah bagian yang mengkhawatirkan,” tutupnya.(maq)











