edisiana.com – Grand Prix Inggris di Silverstone dimulai dengan kekacauan akibat hujan deras, yang memaksa lima pembalap mundur lebih awal dan memicu dua kali keluarnya mobil pengaman hanya dalam putaran pembuka.
Lima pembalap yang terpaksa mengakhiri balapan lebih awal adalah Liam Lawson, Franco Colapinto, Gabriel Bortoleto, Isack Hadjar, dan Kimi Antonelli. Insiden-insiden ini menjadi pukulan telak, terutama bagi tim Racing Bulls yang kehilangan dua pembalapnya.
Awan hitam menyelimuti Silverstone saat balapan dimulai. Lawson menjadi korban pertama setelah bertabrakan dengan Esteban Ocon dan terjepit oleh Yuki Tsunoda dari Red Bull, yang memaksanya kembali ke garasi di putaran pertama.
Colapinto bahkan tidak sempat memulai balapan. Mobilnya mogok di pit lane, padahal ia dijadwalkan start dari jalur pit. Sementara itu, Hadjar kehilangan visibilitas akibat semprotan air tebal dari mobil Kimi Antonelli di depannya dan menghantam bagian belakang Mercedes milik pebalap muda Italia itu.
Tabrakan itu membuat Hadjar terpental ke batu kerikil sebelum menabrak pembatas, memaksa keluarnya mobil pengaman.
Antonelli sendiri menjadi pembalap kelima yang keluar dari balapan karena kerusakan parah pada lantai mobilnya akibat insiden tersebut.
Awan gelap menyelimuti langit sirkuit Grand Prix Inggris di Silverstone. Foto: via Daily Mail
Tidak lama setelah restart, Max Verstappen tergelincir usai mobil pengaman kembali masuk. Ia menyalahkan Oscar Piastri yang dianggap tiba-tiba melambat, sehingga ia kehilangan grip dan merosot ke posisi kesembilan. Piastri kemudian dijatuhi penalti waktu 10 detik atas insiden itu.
Mobil pengaman virtual sempat dikerahkan dua kali: pertama untuk insiden Lawson-Ocon, dan kedua setelah Bortoleto mengalami kerusakan sayap belakang yang cukup parah.
Strategi ban menjadi taruhan besar di tengah prediksi hujan. Charles Leclerc dan George Russell mengganti ke ban keras di akhir putaran formasi, sementara Hadjar dan Bortoleto memilih ban medium. Namun, hujan kembali mengguyur deras pada lap ke-13, menambah daftar insiden dan kekacauan di lintasan.
Piastri tampil impresif dengan menempel ketat Verstappen sebelum menyalip untuk mengambil alih pimpinan lomba. Lando Norris juga menyalip sang juara dunia setelah Verstappen melebar di tikungan. Posisi Verstappen membaik setelah pit stop lambat dari Norris, membawanya kembali ke posisi kedua.
Namun, hujan deras kembali turun tak lama kemudian, memaksa mobil pengaman keluar lagi dan menghapus keunggulan waktu Piastri.
Leclerc sempat melaju lurus di Tikungan 12 akibat terkena genangan air besar, melintasi rumput tanpa kerusakan serius. Ia mengeluhkan visibilitas buruk setelah air masuk ke pelindung helmnya.
Drama belum usai di lap ke-40, saat George Russell kehilangan kendali dan keluar lintasan, merosot ke posisi ke-14.
Menurut Daily Mail menyebutkan di tengah kekacauan, Lando Norris akhirnya meraih kemenangan pertamanya di kandang sendiri. Rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, finis di posisi kedua, sementara Nico Hülkenberg dari Sauber melengkapi podium di posisi ketiga.(maq)











