edisiana.com – Piala Dunia Antarklub dengan format barunya musim panas ini dinilai konyol. Karena jeda istirahatnya yang minim.
Turnamen antarbenua yang telah diubah. Awalnya tujuh tim menjadi terdiri dari 32 tim, berlangsung pada bulan Juni.
Chelsea, Manchester City dan Real Madrid termasuk di antara mereka yang berkompetisi dalam edisi perdana yang diperbesar.
Kompetisi ini telah menjadi kontroversial sejak rencana pertama kali diumumkan dan hanya dalam waktu dua bulan sejak akan dimulai.
Klub Al Ahly menghadapi Inter Miami pada tanggal 15 Juni, bos Bees Frank adalah orang terakhir yang mengkritiknya.
“Menurut saya ini konyol. Itu terlalu banyak. Karena ini turnamen (Piala Dunia Antarklub) biasa. Siapa yang menginginkannya? Tidak seorang pun,” ujar Thomas Frank, manajer Brighton dikutip dari BBC pada hari ini.
Ia menambahkan dirinya pernah mengalami musim di mana memiliki waktu istirahat paling sedikit di antara pertandingan Piala Carabao. Sementara itu mereka harus menghadapi tim dengan skuad yang lebih besar.
“Saya pikir itu tidak adil dan itu adalah satu-satunya saat saya menaikkannya, tetapi jika ada dua atau tiga hari mendapat istirahat, kami tidak akan mengalami masalah,” ucapnya.
Apalagi ini, ia melanjutkan di mana kompetisi tersebut melibatkan 32 tim. Tentu butuh waktu yang panjang. “Untungnya kompetisi bukan untuk kami,” tutupnya.(maq)











