Rodri, Bayangan yang Hilang di Etihad, City Merindukan Penguasa Lini Tengah

Rodri kembali mengalami cedera. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Manchester City kembali hidup dalam kerinduan. Bukan kepada gelar, bukan kepada rekor—melainkan kepada satu sosok yang membuat roda permainan Pep Guardiola berputar sempurna: Rodri. Dua tahun dihantui cedera, dua tahun City merasa kehilangan gravitasinya di lini tengah.

Gelandang Spanyol berusia 29 tahun itu tumbang saat baru 22 menit tampil melawan Brentford pada 5 Oktober 2024. Setelah itu? Hanya satu menit penampilan dalam dua bulan—sekadar cameo melawan Bournemouth pada 2 November. Bagi pemain selevel Rodri, itu bukan sekadar absen. Itu seperti dimatikan dari pusat semesta City.

Pep Guardiola membawa kabar menenangkan: sang peraih Ballon d’Or 2024 perlahan menunjukkan tanda-tanda membaik. Tapi soal kapan kembali, Pep mengunci rapat. Tak ada tanggal, tak ada kepastian. Hanya harapan.

BACA JUGA:  Kursi Tudor Bergoyang! Tottenham Siaga Ganti Pelatih

Sejak datang dari Atlético Madrid pada 2019, Rodri bukan sekadar gelandang bertahan; ia adalah mesin stabilitas yang mengantar City meraih empat gelar Premier League beruntun, Liga Champions, hingga Piala FA.

Namun cedera lutut serius yang didapat dalam hasil imbang 2-2 melawan Arsenal pada September 2024 mengubah segalanya. Musim lalu nyaris hilang, musim ini masih dihantui.

Kini City—posisi kedua di liga—bersiap menjamu Sunderland akhir pekan ini sebelum berangkat ke Bernabéu menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Tapi bayang-bayang pertanyaan besar menggantung: bisakah mereka melangkah jauh tanpa Rodri?

BACA JUGA:  PSG, Si Monster di Piala Dunia Antarklub dan Siap jadi Juara

Pep tak menutup-nutupi rasa frustrasi dan kerinduannya.

“Tahukah Anda apa artinya bermain tanpa pemain terbaik dunia dua musim lalu? Pemain utama kami ketika kami memenangkan Treble dan bermain 70 pertandingan,” ujar Guardiola, dikutip dari BBC pada Sabtu ini.

“Selama satu setengah tahun tanpanya… Tahukah kau apa yang kita rindukan? Aku ingin dia kembali sekarang… di sini.”

Namun keinginan bukan berarti ketidakwarasan. Pep menolak mengambil risiko menurunkan Rodri terlalu cepat.

“Saya sangat menginginkannya sekarang, di Madrid atau laga berikutnya. Tapi kalau setelah itu dia harus absen enam minggu? Tidak masuk akal. Ketika ACL Anda cedera, tubuh Anda benar-benar berbeda.”

BACA JUGA:  Kalahkah Arsenal, Liverpool Melaju ke Putaran Empat

Untuk City, Rodri bukan sekadar pemain yang hilang—dia adalah fondasi yang membuat tim ini menjadi mesin juara. Dan sampai sang raja lini tengah kembali, Etihad akan terus merindukan ritme yang pernah membuat mereka tak terhentikan.(maq)