edisiana.com – Luis Díaz memohon agar para penculik ayahnya segera membebaskannya. Yang disampaikan melalui tulis di bajunya usai mencetak gol untuk Liverpool melawan Luton Town.
Kedua orang tua Díaz ditangkap di bawah todongan senjata di kampung halamannya di Barrancas oleh gerilyawan sayap kiri Tentara Pembebasan Nasional (ELN) pada tanggal 28 Oktober.
Saat ini ibunya sudah ditemukan, ayahnya masih di tangan para penculik yang sebelumnya berjanji untuk melepaskan.
Saat Díaz mencetak gol melawan Luton pada hari Minggu, ia mengangkat kausnya dan memperlihatkan kata-kata dalam bahasa Spanyol: “Bebaskan ayah.”
“Setiap detik, setiap menit, kecemasan kami bertambah,” kata Díaz dalam pernyataan yang dirilis tak lama setelah pertandingan di Liga Premier Inggris seperti dilansir BBC pada Senin ini.
“Ibu saya, saudara laki-laki saya dan saya putus asa, cemas dan tidak ada kata-kata untuk menggambarkan apa yang kami rasakan. Penderitaan ini hanya akan berakhir ketika kami membawanya pulang bersama kami,” tambahnya.
Diaz mohon agar penyandera ayahnya segera membebaskannya. “Atas nama cinta dan kasih sayang, kami meminta mereka mempertimbangkan kembali tindakan mereka dan mengizinkan kami mendapatkannya kembali,” ucapnya.(maq)
Luis Diaz: Tiap Menit Kami Cemas











