edisiana.com – Rúben Amorim memberikan sinyal ke Anfield. Dia tidak bisa menjamin akan terus menjadi manajer Sporting CP setelah musim ini.
Amorim menjadi target Liverpool untuk menggantikan Jurgen Klopp yang mengundurkan diri pada akhir musim ini. Pihak Liverpool pun telah melakukan lobi- lobi.
Awalnya The Reds ingin membawa mantan pemainnya Xabi Alonso ke Anfield. Tapi dia menolak dan ingin tetap di Bayer Leverkusen. Makanya mereka mencari manajer baru sebagai pengganti Klopp yang sudah sembilan tahun melatih Liverpool.
Ditanya apakah dia akan melakukan seperti yang dilakukan Xabi Alonso dan menjamin dia akan berada di Sporting musim depan,
Amorim mengaku dia tidak satu pemikiran dengan Xabi Alonso. Dia menegaskan tidak akan bertahan di Sporting.
“Tidak, saya tidak bisa menjaminnya. Sporting sedang mengurus masa depan mereka dan saya tidak bisa mengambil keputusan karena saya sudah memberikan kata-kata saya. Jadi saya tidak bisa menariknya kembali, yaitu jika kami tidak memenangkan gelar, saya akan meninggalkan klub,” terangnya seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Hal itu sudah sangat jelas sejak awal dan itu adalah sesuatu yang saya pikir penting untuk diberitahukan kepada para pemain saya karena kami harus menang,” imbuhnya.
Menurut Amorim, pertama dia harus memenangkan gelar pada musim ini, setelah itu baru memutuskan masa depan.
“Tetapi itu bukan sesuatu yang menjadi perhatian saya karena masa depan telah direncanakan oleh klub selama beberapa waktu. Kami menguraikan semua situasi dan semua yang kami inginkan untuk musim depan dan itulah alasan utama mengapa saya tidak bisa menjaminnya,” terangnya lagi.
Kontrak Amorim di Sporting akan berakhir pada Juni 2026. Juru taktik asal Portugal itu menangani klub sejak Maret 2020. Sejak itu ia memperoleh beberapa gelar.
“Saya sangat senang di sini dan saya hanya ingin mengklarifikasi hal itu,” ujarnya menegaskan.
Amorim dikabarkan memiliki dua klausul pelepasan berbeda dalam kontraknya, satu untuk klub Portugal dan satu lagi untuk tim luar negeri.
“Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang masa depan saya.Fokusnya adalah pada pertandingan Sabtu ini melawan Benfica.Namun saya dapat mengatakan bahwa saya tidak akan membantah atau memberi tekanan pada Sporting, saya berhutang banyak pada klub ini,” tutur dia.
Sporting memimpin Liga Primeira, unggul satu poin dari rivalnya pada hari Sabtu Benfica, yang memiliki satu pertandingan tersisa.(maq)











