edisiana.com – Chelsea akhirnya menekan tombol reset. Klub London Barat itu resmi menunjuk Liam Rosenior sebagai pelatih baru, mengakhiri spekulasi panas yang menyelimuti Stamford Bridge sejak pengunduran diri Enzo Maresca pekan lalu.
Rosenior datang dengan kontrak jangka panjang enam setengah tahun hingga 2032—sebuah sinyal kuat bahwa manajemen The Blues menaruh kepercayaan penuh pada proyek jangka panjang sang pelatih.
“Saya merasa sangat rendah hati dan terhormat ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea Football Club,” ujar Rosenior, dikutip dari BBC pada hari ini.
“Saya akan memberikan segalanya untuk membawa kesuksesan yang pantas didapatkan klub ini.”
Mantan manajer Strasbourg itu mengakui bahwa keputusan ini tak membutuhkan waktu lama. Chelsea terlalu besar untuk ditolak.
“Saya tidak bisa menolak kesempatan ini untuk bergabung dengan klub yang luar biasa, dengan skuad luar biasa yang merupakan juara Piala Dunia Antarklub,” tegasnya.
Kesepakatan ini sejatinya sudah mengerucut sejak pekan lalu, ketika Rosenior mengungkapkan bahwa kesepakatan lisan dengan Chelsea telah tercapai. Kini, semuanya resmi. Tanda tangan telah dibubuhkan. Era baru dimulai.
JEJAK BLUECO, JEJAK ROSENIOR
Strasbourg bukan nama asing dalam cerita ini. Klub Prancis tersebut merupakan bagian dari grup kepemilikan multi-klub BlueCo, milik Todd Boehly dan Clearlake Capital—entitas yang juga mengendalikan Chelsea. Jalurnya jelas. Transisinya mulus.
Rosenior tak datang sendirian.
Ia membawa orang-orang kepercayaannya:
Kalifa Cisse (pelatih tim utama Strasbourg)
Justin Walker (asisten pelatih kepala)
Ben Warner (kepala analisis)
Mereka semua akan bergabung di Stamford Bridge, membentuk fondasi teknis Chelsea versi baru.(maq)










