Bola, edisiana.com – Tottenham Hotspurs melaju ke final piala Carabao setelah dinihari tadi mengajar Brentford 2-1. Ini prestasi pertama Jose Mourinho sejak menangani klub – Klub khususnya liga ini.
“Pertandingan terbesar saya di Spurs. Dalam perspektif klub yang mengejar trofi selama bertahun-tahun, ya, saya rasa begitu,” ucap Mourinho dalam sesi jumpa pers.
“Piala Liga menjadi trofi pertama saya di Inggris, tepatnya pada musim 2004/05. Jadi bagi saya, setiap turnamen punya keistimewaan masing-masing dan tidak peduli dimana klub Anda berada atau ambisi yang Anda miliki,” imbuhnya.
Dalam laga di markas Tottenham, duel berjalan terbuka. Pasukan Mourinho sejak awal tampil menyerang. Alhasil pada menit 12 Sissoko mencetak gol. Ia menerima umpan silang Sergio Reguilon. Bam! Sundulan Sissoko membobol gawang David Raya.
Brentford pun bangkit. Skuad Thomas Frank mengejar ketertinggalan gol. Tapi sejumlah peluang yang didapat masih belum dapat dimaksimalkan. Skor hingga jeda tetap 1-0.
Memasuki babak kedua, Brentford ngotot untuk memenangkan pertandingan. Peluang pun mereka dapat. Namun sayang bola Ivan Toney diblok Serge Aurier.
Brentford akhirnya membobol gawang Hugo Lloris pada menit ke-63. Lewat aksi Toney. Namun, wasit Mike Dean memutuskan untuk membatalkan gol tersebut, karena Toney sudah berdiri dalam posisi offside.
Keasyikan menyerang Brentford justru kebobolan pada menit ke-70. Kali ini Son sukses membobol gawang David Raya. Setelah dia menerima assist dari Tanguy Ndombele. Gol ini hanya satu-satunya yang tercipta di babak kedua.
Dengan kemenangan ini, Lyliwhite melaju ke final. Tottenham masih menunggu pertandingan Manchester United dan City yang dinihari nanti akan menjalani laga. Apakah United atau City yang melaju ke final?.
Mourinho mengaku laga semifinal sangat penting baginya dan juga klub. “Semi-final selalu menjadi pertandingan yang sangat penting. Satu-satunya yang lebih penting adalah final,” ungkapnya.(maq)











