Bola, edisiana.com – Manchester City memiliki misi khusus saat menjamu FC Copenhagen di Stadion Etihad pada dinihari nanti. The Sky Blues ingin menciptakan rekor baru.
Bos City, Pep Guardiola mengatakan telah memperingatkan timnya agar tidak menganggap enteng jawara klub Denmark. Tapi main total 100 persen sejak menit pertama.
“Sebab, jika kami menghindari kekalahan maka ini kemenangan pertandingan ke-22 secara berturut-turut di Stadion Etihad di Liga Champions,” ujar Guardiola dalam situs klub City, pada Selasa kemarin.
Dengan kemenangan itu pasukan Guardiola juga akan melampaui rekor Chelsea untuk rekor kandang tak terkalahkan terpanjang oleh tim Inggris dalam kompetisi tersebut.
Sementara itu, Kopenhagen meraih satu poin dari dua pertandingan setelah mencapai babak grup untuk pertama kalinya sejak 2016/17.
Meskipun demikian, setelah menahan imbang Sevilla tanpa gol dalam pertandingan terakhir mereka di Eropa, Guardiola menegaskan dia dan para pemainnya tidak akan meremehkan tim asuhan Jacob Nestrup.
“Tidak mudah mendapatkan hasil melawan Sevilla. Sevilla berjuang untuk mematahkannya, ” ucap Guardiola.
Guardiola mengaku telah tahu kualitas klub asal Denmark itu. Mereka tidak hanya memainkan bola-bola panjang hingga ke penyerang, tapi juga memiliki kemampuan bermain, serta memiliki keberanian.
“Harapan saya lebih rendah hati daripada media yang mengharapkan kami menang. Saya bukan tipe manajer seperti ini – tidak akan pernah. Saya sangat menghormati – mereka memenangkan liga musim lalu,” tutur pelatih asal Spanyol itu merendah.
Sebab imbuhnya, dalam semua liga di dunia ini apapun bisa terjadi. “Dalam satu pertandingan, apapun bisa terjadi. Saya tidak melihat klasemen, saya melihat tim,” tambahnya menjelaskan.
Menurutnya, selama ini dia sangat terbantu dengan staf ruang ganti.“Ini adalah pekerjaan saya. Dan para pemain akan tahu tim yang akan kita hadapi. Liga Champions, saya terlalu menghormatinya,” pungkasnya.(maq)











