Jerman Awali Euro 2025 dengan Kemenangan 2-0 atas Polandia

edisiana.com – Timnas putri Jerman memulai kampanye mereka di Euro 2025 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas debutan Polandia di St. Gallen, Sabtu, 5 Juli dini hari WIB.

Meski meraih tiga poin, Jerman harus kehilangan kaptennya, Giulia Gwinn, yang mengalami cedera pada akhir babak pertama. Gwinn meninggalkan lapangan sambil menangis setelah melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang striker Polandia, Ewa Pajor.

Ia sempat mencoba melanjutkan permainan, namun akhirnya ditarik keluar dan digantikan setelah mendapat perawatan medis.

BACA JUGA:  Rival Sejati City Adalah Liverpool Musim Depan

Kehilangan sang kapten tak mematahkan semangat tim asuhan Horst Hrubesch. Hanya tujuh menit setelah babak kedua dimulai, Jerman membuka keunggulan melalui tendangan spektakuler Klara Bühl dari tepi kotak penalti.

Sepakan kaki kirinya meluncur deras melewati kiper Polandia, Oliwia Szemik, dan bersarang di sudut atas gawang.

Pada menit ke-66, Jerman menggandakan keunggulan. Bühl kembali berperan, kali ini sebagai pengumpan, dengan mengirim umpan silang yang disambut sundulan tajam Lea Schüller untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Meski tertinggal, Polandia yang dipimpin kapten Ewa Pajor menunjukkan semangat tinggi dalam penampilan perdana mereka di turnamen besar. Pajor memiliki dua peluang emas di babak kedua, namun keduanya digagalkan oleh performa solid kiper Jerman, Ann-Katrin Berger.

BACA JUGA:  Sociedad U-21 Tersingkir Terhormat, Dortmund Lebih Klinis di Akhir

Pelatih Polandia, Nina Patalon, patut berbangga dengan performa timnya yang tak kenal menyerah. Sepanjang laga, dukungan dari suporter Polandia pun tak surut, terus menyanyikan yel-yel semangat dari tribun.

Sementara itu, pelatih Jerman, Hrubesch, berharap cedera yang dialami Gwinn tidak terlalu parah. “Saya pikir hal terburuk yang bisa kita lakukan sekarang adalah berspekulasi,” ujarnya dinukil dari BBC.

BACA JUGA:  Angel Di Maria Pulang ke Benfica

Gwinn dijadwalkan menjalani pemindaian pada Sabtu pagi di Zurich untuk mengetahui tingkat keparahan cederanya.(maq)