edisiana.com – Lazio akhirnya kembali tersenyum di Olimpico. Dua gol dari Gustav Isaksen dan Mattia Zaccagni memastikan kemenangan 2-0 atas Cagliari dalam laga lanjutan Serie A, Selasa dini hari. Meski minim peluang, pasukan Maurizio Sarri tampil efektif — dan menunjukkan kualitas ketika dibutuhkan.
Cagliari justru membuka laga dengan penuh keberanian. Gianluca Gaetano mengirimkan umpan matang ke sisi kiri kotak penalti yang langsung disambar Michael Folorunsho dengan tembakan keras.
Namun Ivan Provedel bereaksi cepat dan menepis bola — penyelamatan krusial yang menjaga Lazio tetap aman di awal laga.
Setelah beberapa menit ditekan, Lazio terbangun. Adam Marušić menjadi pemain pertama yang mengancam, tapi sepakan jarak jauhnya mampu digagalkan oleh kiper Elia Caprile.
Tak lama, Mattia Zaccagni melepaskan tembakan setelah menerima umpan silang Manuel Lazzari, tapi bola masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.
Menjelang turun minum, giliran Cagliari yang kembali menggeliat. Gennaro Borrelli mencoba peruntungannya dari jarak jauh, namun tembakannya melayang. Babak pertama berakhir tanpa gol, tapi tensi pertandingan tetap tinggi.
Memasuki babak kedua, Lazio meningkatkan intensitas. Dan di menit ke-65, mereka akhirnya memecahkan kebuntuan!
Mattéo Guendouzi mengirimkan umpan terukur yang disambut Isaksen dengan penyelesaian tenang. Gol yang memecah kebekuan dan membuat Olimpico bergemuruh.
Setelah itu, Lazio semakin percaya diri. Oliver Provstgaard memimpin serangan balik cepat dan memberikan bola ke Zaccagni, namun sepakan winger Italia itu masih melambung.
Tapi Zaccagni tak menyerah — dan pada akhirnya, ia menuntaskan malam sempurna bagi Biancocelesti dengan gol kedua yang memastikan kemenangan 2-0!
Sebelum akhir laga, Matteo Prati hampir memperkecil ketertinggalan bagi Cagliari, tapi tendangannya melebar ke kanan gawang. Lazio pun menutup pertandingan dengan tiga poin penuh dan catatan clean sheet yang menegaskan kebangkitan mereka di Serie A.(maq)










