edisiana.com – Pep Guardiola membuat kejutan di Manchester City pada Selasa pagi, 4 November. Sang pelatih memutuskan untuk membatalkan sesi latihan utama tim hanya sehari sebelum duel panas Liga Champions melawan Borussia Dortmund di Etihad Stadium.
Keputusan yang tampak aneh di permukaan itu ternyata bagian dari strategi besar. Guardiola ingin memberi waktu pemulihan maksimal bagi para pemainnya.
Terutama bagi mesin gol mereka, Erling Haaland, yang akan menghadapi mantan klubnya sendiri.
City tengah memburu dua kemenangan kandang beruntun di Eropa bulan ini, langkah penting sebelum jeda internasional November. Mereka ingin memastikan posisi di delapan besar grup, yang berarti tiket langsung ke babak 16 besar tanpa perlu drama playoff.
“Kami ingin lolos cepat. Kami tahu betapa pentingnya menghindari dua pertandingan tambahan itu,” ujar kapten tim, Bernardo Silva dinukil dari Express.
Setelah bentrok dengan Dortmund, City akan menjamu Bayer Leverkusen di penghujung bulan. Desember nanti, skuad asuhan Guardiola akan terbang ke Spanyol untuk menghadapi Real Madrid, disusul perjalanan dingin ke Norwegia menghadapi Bodo Glimt pada Januari.
Fase pembukaan akan ditutup dengan laga kandang melawan Galatasaray, yang bisa menjadi reuni emosional bagi dua mantan pahlawan City — İlkay Gündoğan dan Leroy Sané — jika keduanya termasuk dalam skuad tim Turki itu.
Guardiola tahu, setiap detail bisa menentukan. Dan kali ini, bahkan satu sesi latihan pun dikorbankan demi kemenangan.(maq)









