edisiana.com – Mantan pemain timnas Inggris, Karen Carney, menilai tim Manchester United terlalu santai bak seperti orang makan biskuit dan teh saat menjamu Porto di Estadio do Dragao pada Jumat ini.
Untung ada pahlawan Harry Maguire yang menyelamatkan Red Devils sehingga imbang 3-3 pertandingan penyisihan grup Liga Europa.
Carney menuduh para pemain United tidak memiliki rasa lapar dan hasrat untuk menghalau serangan lawan saat dibutuhkan.
“Itulah konsentrasi. Itu adalah rasa lapar dan keinginan untuk menghentikan salib,” tambah Karen Carney seperti dilansir MetroSports.
Menurut dia, dalam pertandingan ini Porto menemukan celah. Yakni menargetkan Dalot dan Martinez dari area pertahanan. Hingga akhirnya kebobolan tiga gol.
Ten Hag tampak frustrasi di pinggir lapangan saat United sekali lagi kehilangan keunggulan.
Dan mantan bintang Lionesses Carney tidak begitu menaruh simpati kepada penampilan Manchester United setelah jeda turun minum.
“Saya mengirim pesan kepada seseorang, mereka seperti biskuit teh yang lezat! Mereka hancur,” ujar Karen.
Mantan gelandang United, Owen Hargreaves, setuju dengan perkataan Karen Carney.
Menurut Owen, United kecenderungan tim untuk kebobolan dua kali secara cepat telah menjadi masalah nyata di bawah asuhan Ten Hag.
“Itulah salah satu masalah terbesar, ketika mereka kebobolan satu gol, terkadang mereka kebobolan gol kedua,” ungkapnya.(maq)











