Saliba Seperti Rolls Royce, Langsung Ngegas

275
Kiper Arsenal Aaron Ramsdale. Foto: Gatty

Bola, edisiana.comKiper Arsenal Ramsdale mengatakan Saliba masih belum sempurna dalam menjalankan tugasnya di lini belakang. Tapi wajar karena masih muda. 

Pemain berusia 21 tahun itu mendapat sambutan hangat sejak kembali dari masa pinjamannya di Marseille. Saliba membentuk kemitraan yang tangguh dengan Gabriel Magalhaes.  

Saliba sekali lagi hadir dengan tenang di lini belakang untuk Arsenal, terutama menahan serangan yang brilian kepada Richarlison di babak pertama.

“Ini adalah pujian baginya bahwa dia telah dimasukkan langsung ke dalam tim utama. Dia sedikit seperti Rolls-Royce dengan cara dia bergerak dan dia tidak pernah tampak bertahap tapi langsung ngegas,” ujar Ramsdale seperti dilansir Metro Sports pada Senin kemarin. 

BACA JUGA:  Branden Rodger Menolak Tawaran Newcastle, Ternyata Ini Penyebabnya

“Dia masih anak muda jadi masih membuat kesalahan sehingga pada saat itu Ben.  Saya sendiri, Gabriel atau Thomas Partey terus menggali dia dan dia menggali orang lain juga,” imbuhnya menjelaskan 

Menurut Ramsdale, Arsenal tidak banyak melakukan kesalahan dengan karakter yang bagus. Di sekitarnya ada lima bek. 

BACA JUGA:  Felix: Saya Hanya Ingin ke Barcelona

Arsenal berhasil balas dendam atas Spurs pada hari Sabtu, 1 Oktober 2022.  Kekalahan 3-1 itu membuat rival London utara mereka bergeser ke posisi keempat. 

Ramsdale mengatakan bahwa kekecewaan telah memicu awal yang sangat baik mereka untuk kampanye.

“Pengalaman di akhir musim lalu menambah semangat dan mentalitas tim kami. Bukan hanya para pemain yang datang yang membawa mentalitas juara ini. Kita semua memiliki api yang membara di dalam diri karena apa yang terjadi di akhir musim lalu,” ucapnya. 

BACA JUGA:  Bos Bournemouth Pacat Parker

Ia menambahkan sebelum pertandingan, timnya mengobrol untuk memainkan laga dan ini kesempatan memenangkan duel dengan rivalnya. 

“Dari awal musim kami bermain sangat baik dalam permainan dan kami menang, itu membantu. Dan ini adalah sikap yang tidak pernah mati, cara saya mengatakannya adalah mentalitas ‘Eff it’,” pungkasnya.(maq)

BAGIKAN