Nyaris Dipermalukan Debutan! Argentina Lolos Dramatis, Cape Verde Pulang dengan Kepala Tegak

Messi mencetak satu gol lagi untuk Argentina saat menundukkan Cape Verde 3-2. Foto: via ESPN

edisiana.com  – Argentina dipaksa bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan debutan Piala Dunia, Cape Verde. Sempat dua kali kehilangan keunggulan, tim asuhan Lionel Scaloni akhirnya memastikan kemenangan dramatis 3-2 setelah melalui babak tambahan waktu di Stadion Miami, Sabtu pagi.

Laga tersebut menjadi ujian terberat yang dihadapi La Albiceleste sejak final Piala Dunia 2022 melawan Prancis. Kali ini, tekanan justru datang dari Cape Verde yang baru pertama kali tampil di putaran final.

Lionel Messi membuka keunggulan Argentina setelah memanfaatkan umpan lambung Lisandro Martinez. Kapten Argentina itu dengan mudah menaklukkan kiper Vozinha dari jarak dekat.

BACA JUGA:  Didier Deschamps Dukung Dembélé untuk Ballon d'Or, Sebut Lamine Yamal sebagai Pesaing Terberat

Namun, Cape Verde menunjukkan mental pantang menyerah. Deroy Duarte mencetak gol penyama kedudukan pada babak kedua melalui penyelesaian yang impresif.

Argentina kembali unggul pada masa injury time lewat gol Lisandro Martinez yang menyambar situasi sepak pojok. Keunggulan tersebut hanya bertahan sesaat.

Sidny Cabral mencetak gol spektakuler untuk mengubah skor menjadi 2-2. Gol tersebut langsung disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola Cape Verde sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Pada extra time, Argentina akhirnya memastikan kemenangan. Cristian Romero menyambut umpan Messi di depan gawang. Bola sempat mengenai Borges sebelum mengecoh Vozinha dan masuk ke sudut gawang. Gol tersebut kemudian tercatat sebagai gol bunuh diri yang mengakhiri perjuangan Cape Verde.

BACA JUGA:  Tottenham Hotspur Targetkan Juara, Lawan MU Harus Menang

Cape Verde sebenarnya masih memiliki sejumlah peluang melalui Semedo, Cabral, dan Benchimol pada menit-menit akhir. Namun, seluruh peluang itu gagal dikonversi menjadi gol.

Meski tersingkir, Blue Sharks meninggalkan turnamen dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit kepada salah satu favorit juara.

Sementara itu, Argentina melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi wakil Afrika, Mesir. Duel tersebut diprediksi menjadi tantangan yang tak kalah berat bagi tim asuhan Lionel Scaloni, yang dipastikan memetik banyak pelajaran dari laga dramatis melawan Cape Verde.(maq)