Komdigi Dorong Penguatan Media Resmi Pemerintah untuk Perkuat Komunikasi Publik

Ariastuty Sirait didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam Sthefani Barlian, Kepala Bagian Protokol dan Humas Afthar Fallahziz dalam kunjungan kerja di Komdigi. Foto: Humas

edisiana.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong setiap institusi pemerintah untuk memperkuat media resmi yang dimiliki sebagai kanal utama penyebaran informasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung strategi komunikasi publik yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis data.

Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, mengatakan penguatan media daring dan media sosial menjadi bagian penting dalam membangun citra institusi sekaligus memastikan informasi yang diterima masyarakat berasal dari sumber yang kredibel.

Selain itu, Komdigi juga menekankan pentingnya mendukung ekosistem pers yang profesional dan bertanggung jawab melalui kemitraan yang mengacu pada mekanisme verifikasi yang terukur oleh Dewan Pers.

Hal tersebut disampaikan Farida saat menerima kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, 3 Juni 2026 di kantor Komdigi, Jakarta.

BACA JUGA:  Atasi Masalah Tekanan Air, BP Batam dan PT ABH Segera Pasang Gate Valve di Perumahan Fantasy Residence

“Sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dalam pengembangan investasi, industri, dan ekonomi digital, Batam menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik. Kami berharap Komdigi dapat mendukung penguatan strategi komunikasi tersebut selaras dengan nilai-nilai Pancasila serta tujuan pembangunan nasional,” ujar Farida.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membahas penguatan kolaborasi melalui Forum Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas), penyusunan strategi komunikasi berbasis data, pengelolaan isu publik, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik.

Sementara itu, Ariastuty mengatakan perkembangan Batam yang semakin pesat seiring meningkatnya arus investasi membutuhkan strategi komunikasi publik yang adaptif dan mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat secara cepat serta akurat.

Menurut dia, pertumbuhan investasi yang tinggi harus diimbangi dengan komunikasi publik yang efektif agar informasi mengenai pembangunan, investasi, dan kebijakan strategis dapat dipahami oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  52 Titik Lokus Penanganan Banjir se-Batam

“Pertumbuhan investasi yang terus meningkat harus diimbangi dengan penguatan komunikasi publik yang efektif. Informasi pembangunan, investasi, dan berbagai kebijakan strategis perlu disampaikan secara tepat agar dapat dipahami oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan,” kata Ariastuty.
Ia menjelaskan, kinerja investasi Batam menunjukkan tren positif.

Pada Triwulan I 2026, realisasi investasi di Kota Batam mencapai Rp 17,4 triliun atau meningkat 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebelumnya, sepanjang 2025, Batam mencatat realisasi investasi sebesar Rp 69,30 triliun. Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam hingga 6,76 persen.

Dalam kunjungan tersebut, Ariastuty didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam Sthefani Barlian, Kepala Bagian Protokol dan Humas Afthar Fallahziz, Kepala Bagian Penghubung Kantor Jakarta Irwan Nasution, serta sejumlah pejabat dan staf BP Batam.

BACA JUGA:  Belasan Pegawai Kementerian Perhubungan Ikut Ujian Kompetensi

Dari pihak Komdigi, turut hadir Ketua Tim Penyusun Kebijakan dan Standardisasi Bidang Komunikasi Publik Hardy Kembar Pribadi, Direktur Infrastruktur Pemerintah Digital Syaharuddin, serta jajaran terkait lainnya.(*)