Menyedihkan, Perpisahan Messi Diakhiri dengan Ejekan

Perpisahan Messi di stadion PSG berakhir dengan tidak bagus. Para penggemar PSG malahan mengejeknya dan membuat La Pulga frustasi. Foto: ESPN.

edisiana.com – Laga terakhir Lionel Messi, Paris Saint Germain kalah dengan skor 2-3 melawan Clermont Foot pada dinihari tadi. La Pulga pun tak lepas dari ejekan penggemarnya.

PSG mengonfirmasi sebelum kick-off bahwa Messi tidak akan memperpanjang masa tinggal di klub setelah musim ini. Dan laga tersebut sebagai perpisahannya dengan para suporter.

Namun pendukung PSG malahn mencemooh Messi ketika penyiar Parc des Princes membacakan namanya sebelum pertandingan dimulai. Beberapa menit kemudian, Messi berjalan ke lapangan dengan senyum di wajahnya, memegang tangan ketiga anaknya di depan foto tim dan mencium kening mereka.

“Saya ingin berterima kasih kepada klub, kota Paris dan orang-orangnya selama dua tahun ini. Saya berharap yang terbaik untuk masa depan Anda,” kata Messi seperti dilansir ESPN pada Minggu, 4 Juni.

Dalam dua musim di PSG, Messi memenangkan dua gelar Liga Prancis dan Trofi Champions Prancis serta membukukan 32 gol dan 35 assist di semua kompetisi.

Klub Paris itu memastikan gelar Ligue 1 akhir pekan lalu, tetapi kampanye tersebut mengecewakan setelah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut. Para penggemar klub telah mengungkapkan ketidaksenangan mereka dalam beberapa pekan terakhir.

BACA JUGA:  Preview AS Monaco vs Manchester City: Ujian Berat di Tengah Badai Cedera


Sergio Ramos membuka skor dalam pertandingan terakhirnya untuk PSG. Bek tengah itu menanduk umpan silang Vitinha , sebelum Kylian Mbappe mengubah skor menjadi 2-0 dari titik penalti.

Gol itu ke-29 musim ini yang membantu Mbappe mengamankan Sepatu Emas.

Clermont berhasil menyamakan kedudukan di babak pertama ketika bola memantul dengan baik ke Mehdi Zeffane dan dia mencetak gol.

Messi memiliki peluang emas untuk membawa PSG kembali unggul setelah mengalahkan umpan dari Mbappe. Sayang tembakan pemenang Piala Dunia itu melambung tinggi di atas mistar saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper.

Kelalaian itu diikuti dengan ejekan dan peluit yang terdengar dari para pendukung klub.

Kyei kemudian mencetak golnya dengan penyelesaian jarak dekat tepat melewati batas waktu satu jam untuk memberi Clermont kemenangan.

Setelah pertandingan, pemain PSG dan tim teknis menerima trofi Ligue 1. Dan ada sorakan keras dari sekitar stadion untuk pelatih Christophe Galtier, yang memimpin pertandingan ke-50, dan mungkin terakhir, bersama tim.

Itu adalah malam yang emosional di Paris. Karena para pemain dari kedua belah pihak memberikan penghormatan kepada kiper PSG Sergio Rico mengalami kecelakaan menunggang kuda di Spanyol akhir pekan lalu.(maq)