edisiana.com – Drama sampai detik terakhir tersaji di Molineux, Selasa malam waktu setempat. Wolverhampton Wanderers tampil beringas menjelang akhir musim. Klub juru kunci itu sukses menyikat juara bertahan Liverpool dengan skor 2-1.
Pahlawannya? Andre. Gelandang enerjik tersebut mencetak gol kemenangan pada menit ke-94. Gol yang sontak membuat Molineux bergemuruh dan memastikan tiga poin krusial bagi tuan rumah.
Sejak awal laga, Liverpool sebenarnya tampil dominan. Penguasaan bola mutlak berada di kaki The Reds. Namun, dominasi itu nyaris tak berarti.
Pasukan tamu kesulitan menciptakan peluang bersih dan hampir tidak benar-benar menguji ketangguhan kiper Wolves, José Sá.
Skema bola mati pun tak berjalan efektif. Tendangan sudut Liverpool berulang kali kandas di pemain pertama.
Babak pertama yang melempem membuat pelatih Arne Slot bereaksi cepat.
Ryan Gravenberch yang tampil di bawah standar dan sudah mengantongi kartu kuning ditarik saat jeda. Sebagai gantinya, Curtis Jones masuk untuk menambah energi di lini tengah.
Liverpool langsung tampil lebih agresif selepas turun minum. Tekanan demi tekanan dilancarkan. Namun, justru Wolves yang mampu memecah kebuntuan.
Dua pemain pengganti mereka berkolaborasi apik. Tolu Arokodare sukses menahan duel dengan Virgil van Dijk sebelum bola diteruskan kepada Gomez.
Dengan sentuhan cerdas, sang pemain melambungkan bola melewati jangkauan Alisson Becker. Gol! Molineux meledak.
Semenit berselang, Liverpool nyaris membalas. Sepakan Rio Ngumoha membentur tiang. The Reds akhirnya benar-benar menyamakan kedudukan tak lama kemudian.
Kesalahan Jean Ricner-Bellegarde yang kehilangan bola dimanfaatkan maksimal oleh Mohamed Salah. Bintang asal Mesir itu mencetak gol pertamanya di Premier League sejak November.
Skor 1-1 membuat laga kian panas. Kedua tim sama-sama memburu kemenangan. Intensitas meningkat drastis memasuki menit-menit akhir.
Dan ketika laga tampak akan berakhir imbang, Wolves punya kata terakhir. Di masa injury time, tendangan Andre membentur Joe Gomez dan mengecoh Alisson. Bola bersarang di gawang.
Gol pada menit ke-94 itu memastikan kemenangan dramatis tuan rumah.
Hasil ini membuat Liverpool tertahan di posisi kelima klasemen.
Sementara Wolves memang masih terpaku di dasar klasemen, namun kemenangan ini menjaga asa. Jarak mereka kini tersisa 11 poin dari zona aman.
Wolves belum menyerah. Setidaknya, malam itu mereka membuktikan: sang juru kunci masih bisa menggigit.(maq)











