edisiana.com – Camp Nou kembali menahan napas pada Rabu dini hari. Ketika Dani Olmo, menandai malam itu dengan gol kelas dunia, justru harus meninggalkan pertandingan melawan Atlético Madrid dalam kondisi mengkhawatirkan.
Aksi berawal dari kombinasi elegan yang menjadi ciri khas Barça: Lewandowski, dengan sentuhan halus di tepi kotak penalti,
Ia menyodorkan bola kepada Olmo yang menusuk dari sisi kiri. Tanpa ragu, gelandang asal Terrassa itu melepaskan tembakan rendah kaki kiri yang terukur.
Dan melintasi hadangan Oblak dan menghujam sudut jauh. Sebuah gol yang hanya bisa lahir dari pemain dengan imajinasi tajam.
Namun euforia itu sekejap buyar. Saat menyelesaikan gerakannya, Olmo kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan posisi yang buruk. Bahunya langsung terlihat bermasalah. Camp Nou terdiam.
Staf medis bergegas masuk, membantu sang pemain keluar lapangan. Di ruang ganti, Dr. Ricard Pruna langsung menangani dislokasi yang dialami sang gelandang.
“Dia mengalami masalah pada bahunya, kita lihat saja besok,” kata Hansi Flick dikutip dari MD, seusai laga, dengan nada yang jauh dari optimistis.
Tes lanjutan akan dilakukan hari Rabu, tetapi prediksi awal klub membuat fans Blaugrana terhenyak: Dani Olmo kemungkinan tidak akan kembali merumput hingga tahun 2026.
Drama, gol, dan sebuah malam yang seharusnya menjadi panggung bagi Olmo — berakhir dengan kekhawatiran panjang bagi Barcelona.(maq)









