edisiana.com – Lionel Messi telah memutuskan untuk tidak lagi menjadi manajer sepak bola setelah karier bermainnya berakhir. Tapi dia belum bisa memastikan mengisi waktu masa pensiunnya.
Messi masih malu-malu soal masa depannya di dunia sepak bola, tetapi di usianya yang ke-37, kariernya sudah pasti berada di senja.
Pensiunnya akan menandai berakhirnya sebuah era karena Messi pada dasarnya telah mendominasi olahraga ini selama dua dekade terakhir, menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah.
Selama 16 tahun di Barcelona, Messi mencetak 672 gol dalam 778 pertandingan dan mengangkat sepuluh gelar La Liga serta empat Liga Champions.
Setelah penantian yang panjang, Messi kini juga menjadi peraih trofi reguler di level internasional, membantu Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 dan Copa America dua kali berturut-turut.
Sementara Messi belum juga akan hadir membantu Argentina mempertahankan trofi Piala Dunia mereka pada tahun 2026, karena sang penyerang mengakui bahwa dia tidak tahu apakah dia akan berhasil mencapai turnamen tersebut.
Messi juga belum yakin ke mana ia akan pergi setelah gantung sepatu, tetapi menegaskan ia tidak akan menekuni jalur manajemen sepakbola.
Yang sejumlah mantan pemain telah menduduki jabatan manajer puncak dalam beberapa tahun terakhir – termasuk Pep Guardiola, Xavi, Vincent Kompany, dan Mikel Arteta. Tapi Messi tidak berniat mengikuti jejak tersebut.
“Saya tidak tahu apa yang ingin saya lakuan setelah pensiun.Saya tidak berencana menjadi manajer. Ini bukan sesuatu yang saya pertimbangkan untuk dilakukan. Saya tidak ingin menjadi pelatih,” terang Messi dikutip dari MetroSports pada Ahad ini.
“Tetapi semuanya belum jelas. Saya adalah orang yang suka menjalani hidup sehari demi sehari, jadi untuk saat ini saya hanya berpikir tentang bermain, berlatih, dan bersenang-senang di lapangan,” imbuhnya.
“Dan saya tidak tahu [apakah saya akan bermain di Piala Dunia 2026], mereka banyak bertanya kepada saya, terutama di Argentina,” jawabnya.
Sejak musim panas 2023, Messi telah meniti karir di MLS bersama Inter Miami. Dia mencetak 33 gol dalam 37 penampilan untuk klub milik David Beckham.
“Saya merasa sangat nyaman sejak awal. Untuk membangun klub, Anda perlu memenangkan gelar. Klub ini baru saja melewati tahun yang buruk di MLS [pada tahun 2023] dan beberapa saat setelah kedatangan saya, kami memenangkan Piala Liga, trofi pertama bagi klub,” pungkasnya.(maq)











