Raja Bola Mati Tumbangkan Forest,Suara Pemecatan Postecoglou Menggema

Fans menggemakan pemecatan manajer baru Nottingham Forest, Ange Postecoglou. Foto: via BBC

edisiana.com – Nottingham Forest kembali menelan kekalahan. Kali ini, tim asuhan Ange Postecoglou takluk 2-3 dari wakil Denmark, FC Midtjylland, dalam pertandingan Liga Europa yang digelar di City Ground, Jumat dini hari WIB.

Hasil ini memperpanjang awal buruk Postecoglou yang belum meraih satu pun kemenangan dari enam laga sejak menggantikan Nuno Espirito Santo bulan lalu.

Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan karena menodai momen bersejarah: kembalinya sepak bola Eropa ke City Ground setelah 29 tahun absen.

BACA JUGA:  Pebalap Honda Siap Bersaing di Thailand

Namun, euforia suporter berubah menjadi frustrasi ketika para pendukung tuan rumah meneriakkan, “Pecat di pagi ini,” menjelang akhir pertandingan.

Midtjylland tampil efektif memanfaatkan kelemahan pertahanan Forest. Ousmane Diao dan Mads Bech mencetak dua gol melalui skema bola mati di babak pertama—menegaskan reputasi tim Denmark itu sebagai Si Raja Bola Mati atau spesialis situasi set-piece.

Sempat ada harapan ketika Dan Ndoye menyamakan skor bagi Forest, tetapi Midtjylland langsung merespons dan kembali unggul hanya dua menit kemudian.

BACA JUGA:  Chelsea Nyaris Kalah dari Arsenal

Kondisi semakin buruk bagi Forest setelah Murillo kembali mengalami cedera. Gaya bermain fisik Midtjylland sukses memutus ritme permainan Forest, membuat tim tuan rumah kesulitan membangun serangan yang efektif.

Elliot Anderson tampil penuh semangat mencoba mengangkat performa tim, sementara Chris Wood sempat dua kali membobol gawang lawan, namun kedua golnya dianulir.

Valdemar Byskov memastikan kemenangan Midtjylland lewat gol di menit-menit akhir, disambut dengan kemarahan suporter yang memuncak terhadap Postecoglou.

Penalti Chris Wood di masa injury time hanya mampu memperkecil kekalahan menjadi 2-3, namun menurut BBC, tak cukup untuk meredam kekecewaan publik City Ground.(maq)