edisiana.com – Persaingan terbesar dalam sejarah sepak bola tak mengenal batas liga, usia, atau benua. Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo terus berlari berdampingan melawan waktu, meski kini berada di panggung yang berbeda.
Memasuki tahun 2026, Lionel Messi kembali berdiri di depan gerbang sejarah. Sang jenius asal Rosario hanya berjarak empat gol dari angka sakral: 900 gol dalam karier profesionalnya.
Menukil ESPN, pemenang delapan kali Ballon d’Or itu telah mengoleksi 896 gol bersama Argentina, Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Inter Miami. Sebuah perjalanan panjang yang tak pernah kehilangan sentuhan magisnya.
Namun, dunia harus sedikit bersabar.
MLS 2026 baru akan dimulai pada 21 Februari, sementara Argentina baru kembali beraksi pada Finalissima melawan Spanyol di Doha, 27 Maret. Gol ke-900 itu tertunda, tapi tak bisa dihindari.
Pada usia 38 tahun, Messi masih menantang logika. Setiap sentuhannya membawa ancaman, setiap laga berpotensi menjadi sejarah.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo masih berdiri sendirian di puncak. Sang rival abadi telah lebih dulu menembus 900 gol pada September 2024, dan hingga kini masih menjadi satu-satunya pemain aktif yang melakukannya.
Fakta berbicara keras: pencetak gol aktif terbanyak berikutnya, Robert Lewandowski, “baru” mengoleksi 685 gol. Jaraknya menganga. Terlalu jauh.
Sepak bola modern hanya mengenal dua raksasa. Dan saat Messi mendekati angka 900, dunia kembali menahan napas.
Pertanyaan bukan lagi apakah… tapi kapan.(maq)










